Kepangkatan dosen harus di “kepoi” pihak fakultas

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, DR Firdaus Muhammad, M.Ag  mengatakan, mulai tahun ini, kenaikan pangkat dan golongan para dosen menjadi tugas fakultas.

“Bahasa gaulnya, kita harus kepoi” sehingga para dosen tak perlu lagi harus bersibuk-sibuk mengurus kenaikan pangkatnya. Dan untuk itu, kita akan menunjuk seorang staf yang akan mengurus kenaikan pangkat dosen.

Selain itu, untuk kegiatan studi banding keluar negeri akan dibatasi dan memberi akselerasi kepada guru besar, ungkap Firdaus dalam rapat edukasi yang berlangsung di ruang Lecture Theater (LT) Lantai Dasar, Kampus II Samata Gowa.

Wakil Dekan II, Dr H Mahmuddin, M.Ag yang membacakan data kepegawaian dan kepangkatan  para dosen mengatakan, dari 58 dosen FDK sudah terdapat 38 orang meraih gelar doktor.

Sehingga yang lain  harus terus dipacu kenaikan pangkat dan yang belum profesor akan terus didorong menjadi guru besar, tentunya harus memenuhi persyaratan yang telah harus dipenuhi.

Dalam waktu dekat, ada dua orang yang sudah akan mencapai guru gesar diantara DR H. Hasaruddin, M. Ag dan termasuk DR H Mahmuddin, M.Ag

Sementara itu, terdapat nama-nama dosen yang layak untuk menjadi guru besar seperti DR H. Misbahuddin, M.Pd, DR Nurhidayat, DR Arifuddin Tike termasuk dengan Pak Alamsyah dan Ibu Audah Rahman yang harus terus di pacu.

Mengawali pertemuan, jajaran dosen FDK memasuki ruangan sembari membawa kue ulang tahun untuk Bapak Prof DR H Abd Rasyid Masri, M.Pd, M.Si,MM dilanjutkan dengan foto bersama dengan jajaran staf yang pernah dipimpinnya.

syakhruddin

Syakhruddin seorang pekerja sosial (Social Worker Generalis) yang mengabdikan diri untuk kesejahteraan masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.