Memaksimalkan Fungsi Laboratorium FDK

SYAKHRUDDIN.COM – Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, setelah menyabet nilai A pada tiga prodi hasil akreditasi BAN-PT yang berlangsung melalui webinar, tentunya memberikan spirit baru untuk terus berbenah agar kelak mampu meraih predikat unggul.

Saat ini, ditengah suasana pandemi Covid-19, jajaran staf dibawah komando Mr. Harlan melakukan pembenahan secara simultan untuk memaksimalkan fungsi laboratorium dakwah.

Secara bertahap, semua peralatan yang pernah digunakan untuk kepentingan akreditasi, kini dikembalikan ke posisi semula.

 

Sembari membenahi kantor baru di lantai IV menjadi Kantor Laboratorium Dakwah yang membawahi laboratorium radio, televisi, fotografi, multimediadan laboratorium kesejahteraan sosial.

Para personil laboran berkantor di lantai IV yang kelak diharapkan menjadi pusat kegiatan dan publikasi, termasuk percetakan dan penerbitan karya para mahasiswa dan dosen.

Untuk selanjutnya dilansir ke gelanggang nasional dan internasional, sehingga Labda FDK merupakan laboratorium dengan personil yang memiliki kemampuan kapasitas kerja yang mumpuni dibawah nakhoda H.Muhammad Kurdi.

Langkah awal sudah dimulai, selanjutnya berlari kencang seirama dengan harapan Dekan FDK, menghadirkan laboratorium komunikasi politik sebagai salah satu jargon perjuangan yang diharapkan mampu mempublikasikan prestasi yang dicapai dan rancangan kegiatan yang bersifat terobosan di kampus hijau Samata – Gowa.

Bagai gayung bersambut, dimana pihak Rektor melalui program Pancacita UIN Alauddin, akan mengantarkan di bidang akademik, sebagai prodi yang andal, moderasi beragama yang mengakar, jejaring yang kuat, publikasi yang aktif serta data yang terintegrasi.

Kesemuanya itu dapat terjawab melalui laboratorium yang berfungsi secara maksimal, tentunya dengan dukungan perangkat dan personil yang memiliki komitmen dan prinsip kerja “Pantang tugas tidak tugas”

 

Sementara dari aspek non akademik, melalui program kampus yang asri, tradisi yang terjaga, bisnis yang produktif, kesejahteraan yang meningkat dan alumni yang kompetitif.

Membumikan apa yang menjadi harapan petinggi di Kampus UIN Alauddin Makassar, maka laboratorium dakwah dengan hasil karya yang handal dapat disebarluaskan melalui laboratorium radio potcasd, televisi dan informasi yang online, semua ini harus segera berjalan sebagaimana harapan Dekan FDK, DR. Firdaus Muhammad, M.Ag

Sebagai penanggungjawab utama laboratorium, maka Dekan tentunya akan memberi akses berupa pemasangan jaringan internet yang mamadai dan perangkat komputer yang canggih untuk ditempatkan di lantai IV yang secara tehnis operasional dibawah koordinasi Mr.Harlan selaku sekretaris Labda.

Sementara dari sisi televisi dan fotografer, sudah siap untuk mengikuti kompetisi festival film indie. Bang Iful sebagai devisi fotografi siap mempersembahkan karya terbaiknya, mengingat dengan laboratorium foto yang dimiliki merupakan senjata ampuh untuk terus berkiprah, tuturnya.

Sementara dalam pekan ini, akan berlangsung laboratorium kesejahteraan sosial dengan fokus utama kegiatan bidang ke-Tagana-an, Praktikum Mikro dan Makro serta Desa Binaan yang programnya diselarakan dengan program dari Kementerian Sosial RI.

Terkhusus tentang ke-Tagana-an maka ProdiKesejahteraan Sosial akan melaksanaan Diksa Tagana yang berlangsung di kota sejuk Malino tanggal 20 s/d 21 Februari 2012 yang diikuti 30 orang peserta.

Memaksimalkan fungsi labotarium, bukan lagi sekedar ide yang bersemayam dalam angan, tetapi langkah cepat Mr Harlan yang menjabarkan harapan Dekan, bagaikana pepatah yang berbunyi “ Bertemunya ruas dengan tulang “.

Tinggal sekarang, bagaimana terus menjaga semangat juang dari para Laboran, perlu duduk bersama sembari menyurut kopi sembari mewujudkan mimpi-mimpi yang indah menjadi sebuah kenyataan, salamaki (***)

syakhruddin

Syakhruddin seorang pekerja sosial (Social Worker Generalis) yang mengabdikan diri untuk kesejahteraan masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.