Badai Delta Ganggu Produksi di Teluk Meksiko Terbangkan Harga Minyak

INIPASTI.COM, JAKARTA – Harga minyak mentah dunia menguat lebih dari 3 persen pada akhir perdagangan Kamis (8/10/20) waktu Amerika Serikat (AS). Penguatan itu didorong oleh gangguan produksi di Teluk Meksiko akibat Badai Delta.

Dilansir dari Antara, Jumat (9/10/20), harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember meningkat 3,2 persen menjadi US$43,34 per barel di London ICE Futures Exchange.

Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 3,1 persen menjadi US$41,19 per barel di New York Mercantile Exchange.

Dilansir dilaman CNNIndonesia, Badai Delta diperkirakan menjadi badai kategori 3 yang kuat di Pantai Teluk. Hal itu membuat produksi minyak sekitar 1,5 juta barel dihentikan.

“Badai Delta membuat pasokan minyak mentah dan dengan semua produksi Teluk Meksiko ini offline, kami mungkin akan kehilangan lebih dari 5 juta barel minyak karena badai,” kata Presiden Lipow Associates di Houston Andrew Lipow.

Penguatan harga minyak juga terjadi karena berkurangnya pasokan di tengah aksi mogok pekerja di industri minyak Norwegia. Perusahaan minyak dan pejabat tenaga kerja Norwegia menyatakan mereka akan bertemu dengan mediator untuk membahas aksi mogok tersebut.

Dengan pertemuan itu, perusahaan minyak dan pejabat berharap pekerja bisa berhenti melakukan aksi mogok kerja. Pasalnya, hal itu mengancam memotong produksi minyak dan gas Norwegia sekitar 25 persen.

Sementara, harga minyak juga menguat lantaran Arab Saudi mempertimbangkan untuk menahan produksi minyak pada awal tahun depan.

“Potensi perpanjangan pemotongan produksi pasti berdampak positif bagi pasar,” ungkap Analis di Price Futures Group Phil Flynn (syakhruddin)

syakhruddin

Syakhruddin seorang pekerja sosial (Social Worker Generalis) yang mengabdikan diri untuk kesejahteraan masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.