Rudal Balistik Berhasil Dihancurkan Sebelum Mencapai Kota Riyadh

syakhruddin
Read Time1 Minute, 1 Second

INIPASTI.COM, JAKARTA – Koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi berhasil menggagalkan sebuah rudal yang ditargetkan ke Riyadh, Sabtu (28/3/2020) tengah malam waktu setempat.



Dilansir di laman CNN “Sebuah rudal balistik berhasil diintersepsi dan dihancurkan di atas langit Riyadh,” demikian siaran televisi nasional Arab Saudi, Al Ekhbariya, seperti dikutip dari AFP, Minggu (29/3/2020).

Dilaporkan setidaknya tiga ledakan terdengar dari arah langit di atas ibu kota Arab Saudi tersebut. Hingga berita ini ditulis, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Namun, kelompok militan Houthi yang beraliansi dengan Yaman-Iran sebelumnya diketahui kerap meluncurkan rudal, roket dan drone ke Riyadh dan kota-kota lain Saudi.

Dengan serangan itu, mereka mengindahkan imbauan PBB agar melakukan gencatan senjata demi melindungi rakyat sipil dari pandemi virus corona (Covid-19). Gencatan senjata global itu disampaikan Sekjen PBB Antonio Guterres pada Selasa lalu.

Di Yaman sendiri yang sistem kesehatannya belum stabil itu tak mencatat satu pun kasus positif Covid-19. Namun, itu diragukan kelompok-kelompok bantuan kemanusiaan, karena mereka nilai Yaman seharusnya sudah ada kasus positif Covid-19.



Sementara itu di Arab Saudi, saat ini tercatat ada 1.203 kasus positif Covid-19, di mana empat di antaranya telah berujung pada kematian (syakhruddin)

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Wei Guxian, Penderita Virus Corona Pertama di Wuhan

SYAKHRUDDIN.COM, JAKARTA – Di China, tengah berlangsung investigasi untuk menemukan siapa penderita virus corona pertama atau patient zero. Saat ini, upaya mereka dikabarkan sudah membuahkan hasil. Dikutip detikINET dari Fox News, Minggu (29/3/2020) manusia pertama yang didiagnosa positif COVID–19 diduga adalah seorang pedagang seafood di Wuhan. Menurut media setempat, namanya adalah Wei Guxian yang berusia 57 tahun. Dilansir di laman Detikhealth, Wei mengaku mulai sakit pada 10 […]