Valentine di Tengah Serangan Virus Covid-19, Sejumlah Restoran Tutup Hingga Maret

SYAKHRUDDIN.COM, JAKARTA – Hari Valentine pada hari Jumat (14/2/2020) di tengah serangan virus Covid-19 mungkin menjadi peristiwa yang tak bisa dilupakan.

Perayaan yang identik dengan liburan atau makan bersama di restoran dan hotel mungkin tak bisa dilakukan.

Dikutip dari South China Morning Post (SCMP), sejumlah restoran di Hong Kong memutuskan tutup saat Valentine.

Penutupan yang terjadi sebelum Valentine adalah upaya pencegahan menyebarnya corona virus atau COVID 2019.

“Sebagai bagian dari usaha preventif penyebaran virus corona, kami memutuskan menutup beberapa cabang restoran hingga awal Maret.

Kami masih membuka bar atau restoran lain yang bisa dinikmati saat Valentine,” kata Peninsula Hong Kong, grup yang menyediakan layanan fine dining dalam situsnya.

Untuk yang urung liburan atau tidak bisa makan di restoran karena virus corona (Covid-19) tak perlu khawatir. Berikut 5 hal yang bisa dilakukan pasangan saat Valentine di tengah serangan virus corona dikutip dari The Straits Times

1. Makan bareng pasangan saat Valentine ;

Makan bareng menjadi solusi pertama yang bisa dilakukan bersama pasangan di rumah selama serangan virus corona.

Pasangan bisa masak sendiri atau memanfaatkan jasa chef yang bisa dipanggil ke rumah. Menurut Chef Sam Chablani, pasangan cukup membayar sesuai paket yang dipesan tanpa perlu repot menyediakan perlengkapan masak dan alat makan.

“Pasangan cukup menyediakan minuman sesuai selera yang dinikmati saat makan. Untuk layanan panggil chef, pasangan bahkan bisa request jenis menu yang diinginkan kemudian dinikmati bersama pasangan,” kata chef yang punya keahlian khusus masakan Asian barbecue misal ikan bakar, babi guling, hingga steak.

2. Valentine dengan spa dan pijat di rumah ;

Selain makan bareng, spa dan pijat bisa jadi pilihan bagi pasangan yang ingin merayakan Valentine di rumah. Pasangan tentu bisa bergantian memijat, atau memanggil jasa spa dan pijat ke rumah.

Sebelum order jasa spa dan pijat, pastikan otoritas setempat masih mengizinkan pemanggilan layanan di rumah. Selain itu, jasa yang dipanggil tentunya harus kompeten dan bisa dipercaya.

“Sebagai penyedia layanan sekaligus kustomer yang rewel, saya menetapkan standar pelayanan bagi konsumen. Saya mengirim therapis ke berbagai kursus tambahan untuk menjaga standar ini.

Terapis bisa menyediakan berbagai variasi spa dan pijat sesuai harapan konsumen,” kata Amber Chong salah satu penyedia jasa pemanggilan spa dan pijat.

3. Beli perhiasan online untuk Valentine

Menurut desainer dan pemilik toko perhiasan online Simone Ng, penjualannya meningkat hingga 300 persen selama serangan virus corona.

Kustomer kebanyakan berprofesi di bidang kesehatan yang tak punya waktu belanja bersama pasangan. Para kustomer mempertimbangan keamanan tanpa melupakan perayaan Valentine bersama pasangan.

“Karena serangan virus corona (Covid-19), masyarakat memilih browsing dan merancang sendiri perhiasan yang akan dibeli dari rumah.

Kustomer umumnya sangat kreatif dan kebanyakan ingin melihat dulu kira-kira seperti apa hasilnya. Dengan cara ini pasangan tak perlu jalan ke banyak toko untuk menemukan perhiasan yang tepat,” kata Simone.

4. Hadiah perawatan diri buat pasangan saat Valentine ;

Ada serangan virus corona atau tidak, pria dan wanita tetap harus tampil terawat. Untuk pria, pasangan bisa memberinya voucher produk atau layanan perawatan diri.

Voucher ini bisa dimanfaatkan saat serangan virus corona sudah bisa dikendalikan, dengan jumlah korban yang tak lagi tinggi.

Berbeda dengan pria, pasangan wanita mungkin bisa memberi hadiah kulkas mini. Kulkas kecil ini digunakan untuk menyimpan produk kecantikan dan perawatan diri. Sehingga, produk tersebut tak bercampur dengan makanan atau minuman yang biasa disimpan di kulkas biasa.

5. Beli alat sanitasi couple buat Valentine ;

Sanitasi menjadi syarat utama bertahan di tengah serangan virus corona. Pasangan bisa membeli hand sanitizer couple yang bisa digunakan bersama pasangan. Dengan tangan yang selalu bersih, risiko terinfeksi virus corona dapat dikurangi.

Alternatif lain adalah melakukan hobi bersama misal membuat lilin aromatheraphy. Peralatan membuat lilin bisa diperoleh online sehingga pasangan tak perlu repot keluar rumah yang meningkatkan risiko terinfeksi virus corona (Covid-19) ujarnya (DETIKCOM)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *