Puting beliung melanda Sidrap dan beberapa daerah di Sulsel

SYAKHRUDDIN.COM, SIDRAP – Angin kencang menyebabkan puluhan atap rumah warga rusak di Kabupaten Sidrap, Provinsi Sulsel, Minggu (5/1/2020) sore.

Selain itu, sejumlah baliho warkop dilaporkan roboh. Bahkan di Jalan Jendral Sudirman tepatnya depan Bank Mandiri sebuah atap terbang menutupi jalan provinsi tersebut.

Terdapat juga pohon tumbang di daerah Lainungan, tepatnya di rest area yang sempat menghambat arus lalulintas.

Wayang pemilik cafe Delta mengatakan, angin kencang yang melanda Sidrap ini terjadi sore hari sekitar pukul 17.00 Wita petang, sedikitnya beberapa atap rumah beterbangan dan kini sedang dapat proses pendataan.

 “Tadi anginnya juga besar. Ada pertemuan angin dari timur dan barat, sehingga menyebabkan atap rumah warga rusak dan beberapa baliho” kata Wayang

Wayang mengatakan, angin kencang ini sempat membuat warga panik, namun dia melaporkan salah satu pekerja rumah jatuh karena lagi berada di atas rumah yang dia sedang kerjakan, sang pekerja terbawa angin sehingga dia tidak bisa menjaga keseimbangan saat berada di atas rumah.

Dilaporkan kondisi terparah dialami warga di Kelurahan Toddang Pulu KecamatanTellu Limpoe Kabupaten Sidrap.

Angin yang berhembus kencang sekitar 10 menit mengakibatkan pohon di seputar Jalan Provinsi Sidrap – Sengkang bertumbangan.

Kepala BPBD Sidrap, Siara Barrang mengatakan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan yang terdampak putting beliung.

Daerah tersebut memang kerap diterjang angin kencang selama beberapa tahun. Sebelumnya, BPBD Sidrap telah mengeluarkan imbauan agar mewaspadai potensi bencana tersebut.

Peristiwa yang sama terjadi tahun lalu di hari Jumat (4/1/2019) dini hari. Angin Puting Beliung tersebut menerjang wilayah Bila, Kecamatan Pitu Riase. Akibatnya sejumlah rumah mengalami kerusakan. Mulai rusak ringan hingga berat.

Kondisi yang sama juga di alami Kabupaten Wajo dan Kota Parepare. Suherman Tagana Parepare melaporkan adanya pohon tumbang dan menimpa mobil yang sedang di parkir di bawah pohon.

Kondisi tersebut juga dilaporkan oleh Suwardi dari Bantaeng, kalau banyak pohon yang tumbang di Desa Rappoa Kabupaten Bantaeng.

Dari Kabupaten Gowa melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Taruna Siaga Bencana, angin kencang juga melanda Kecamatan Pallangga dan Kecamatan Bajeng yang mengakibatkan sejumlah rumah dan pepohonan bertumbangan.

Adapun nama korban yang terkena musibah bencana angin puting beliung di Dusun Tamacinna I Kecamatan Bajeng yaitu rumah kediaman dari ;

1. Muhajrin Dg Empo (55 thn) pekerjaan petani, rumah rusak parah

2.Marawani (53 thn) tahun pekerjaan petani rumah rusak parah

3.Sehu Dg Sikki  (56 thn)  pekerjaan petani

4.Rabasia (43 thn)  pekerjaan IRT,  kerugian dari empat buah rumah penduduk ditaksir jutaan rupiah.

Sementara untuk korban angin puting beliung Dusun Tamacinna II melanda rumah :

1.Tahir Dg Nagga (50 thn)  pekerjaan sopir truk

2 Basir Taba (49 thn) pekerjaan Buruh bangunan

3.H.Basir Tika  (60 thn) pensiunan

4.Hasbulla Dg Janji (55 thn)  pekerjaan petani

Kerugian dan nama-nama korban sudah disampaikan kepada Posko Penannggulangan Bencana Kabupaten Gowa (syakhruddin)

syakhruddin

Syakhruddin seorang pekerja sosial (Social Worker Generalis) yang mengabdikan diri untuk kesejahteraan masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.