Pawang prediksi, anak kobra peneror warga Citayam berasal dari dua induk

SYAKHRUDDIN.COM,BOGOR – Seorang pawang ular, Rizki Maulana, menyebut seekor ular kobra betina bisa menelurkan sampai 30 butir. Rizki memprediksi puluhan anak kobra yang meneror warga Royal Citayam Residence berasal dari dua induk.

“(Seekor kobra betina biasanya menelurkan) 15-30 (butir). Makanya agak aneh nih, 29 ekor ini ketemu agak luar biasa, udah lumayan banyak,” kata Rizki di Royal Citayam Residence, Bojonggede, Bogor, Minggu (8/12/2019).

“Kemungkinan (ada) 2 biang (induk) kecil. (Tapi) kemungkinan besarnya, biangnya (induk) udah besar banget. Jadinya produksi telurnya juga banyak,” imbuhnya.

Rizki mendatangi Royal Citayam Residence karena dipanggil warga setempat. Dia sempat menelusuri sejumlah tempat yang diyakini menjadi tempat anak atau induk kobra berada.

Dia menyebut induk dari 29 anak kobra yang meneror warga Royal Citayam Residence sulit ditemukan. Sebab, kobra dewasa memang menghindari manusia.

“Mereka (induk ular) instingnya lebih kuat. Mereka lebih takut sama manusia. Bahkan, kita korek satu lubang, kita korek-korek, mereka bisa aja cuma diam. Dia tahu, semakin mereka, dia keluar, semakin dia (induk ular) kena bahaya,” jelasnya.

Warga Royal Citayam Residence, Bojonggede, Kabupaten Bogor, kembali menangkap seekor anak kobra yang berkeliaran di permukiman mereka. Total ular yang berhasil ditangkap mencapai 29 ekor.

“Total yang udah ditangkep 29 ular. Masih anakan semua,” kata warga setempat, Tukiman, di lokasi, Bojonggede, Minggu (8/12/2019).

Tukiman menyebut sebagian besar anak kobra yang ditangkap dimatikan. Namun, ada beberapa yang diambil petugas pemadam kebakaran setempat dan komunitas pencinta reptil.

“Sisanya udah diambil sama Damkar, ada yang diambil komunitas. Sebagian besar dimatiin, digebuk,” jelasnya (berbagai sumber)

syakhruddin

Syakhruddin seorang pekerja sosial (Social Worker Generalis) yang mengabdikan diri untuk kesejahteraan masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.