Mahasiswa UNM bentrok. Dua orang dilaporkan terkena busur panah.



Bentrokan dua kelompok ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, di kampus Universitas Negeri Makassar (UM), Jl Malengkeri, Parangtambung, Tamalate, Makassar, Kamis (21/11/2019). Polisi dari Polsek Tamalate sudah berada di lokasi.

Bentrokan terjadi di antara Fakultas Bahasa dan Sastra dan Fakultas Seni dan Desain. Dua korban yang kena busur panah dibawa ke RS Haji.

Belum ada orang yang diamankan polisi terkait bentrok dua kelompok ini. Bentrokan di UNM sebelumnya terjadi pada Senin (21/10/2019). Dua orang mahasiswa terluka terkena tikaman.

Tawuran kemudian terjadi lagi pada Senin (28/10/2019). Saat penyisiran, polisi menemukan busur panah.

“Dua orang yang kena tikaman. Tapi kami belum bisa pastikan dia mahasiswa dari fakultas mana. Termasuk juga 1 mahasiswa kita amankan ke Polsek.

Sejauh ini masih berstatus saksi,” kata Kapolsek Tamalate, Makassar, Kompol Arif Amiruddin, saat ditemui , Senin (21/10/2019) malam.

Bentrokan yang melibatkan antara mahasiswa Fakultas Bahasa/Sastra dan Fakultas Seni ini dilaporkan terjadi mulai pukul 20.00 Wita. Hingga pukul 22.55 Wita, polisi masih menyisir kedua fakultas yang posisinya bersebelahan tersebut.

Bentrokan tersebut juga menyebabkan 1 unit mobil dinas yang terparkir di area Fakultas Seni/Sastra rusak karena terkena lemparan batu. Sedangkan satu motor dibakar dan kaca gedung fakultas pecah.

Diwawancarai terpisah, Komandan Tim Penikam Polrestabes Makassar, Ipda Arif Muda, yang memimpin penyisiran lokasi bentrokan, menemukan sejumlah senjata tajam busur.

“Dirusak di tempat ini adalah sejumlah fasilitas latihan (Fakultas) Seni, maupun kendaraan serta didapatkan barang bukti berupa busur dan beberapa batu yang digunakan untuk merusak fasilitas,” kata Ipda Arif (bs/syakhruddin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *