Suhardi, Ketua panitia amaliah Ramadan 1440 H

Suasana di Lantai II Masjid Besar Al-Abrar Gunungsari Baru Makassar, Selasa malam (2/4-2019), berlangsung marak, sehubungan dengan pemilihan Ketua Panitia Pelaksana Amaliah Ramadan 1440 H.

 

Rapat dipimpin Ketua Panitia, H. Hilal Kadir, SE didampingi Sekretaris, Drs.H.Syakhruddin.DN,M.Si.

 

Dalam pertemuan tersebut, diputuskan Suhardi,S.Sos.I alumni Fakultas Dakwah dan Komunikasi, sebagai Ketua Panitia Amaliah Ramadan 1440 H/tahun 2019 M.

 

Sebagai ketua terpilih, Suhardi juga bertanggungjawab dalam  penyaluran zakat fitrah,  pemberian bantuan kepada kaum dhuafa yang bermukim di sekitar Masjid Al-Abrar.

 

Berbagai hal yang dibahas dalam rapat tersebut diantaranya, penentuan imam selama ramadan, pengumpulan pakaian layak pakai, penyaluran undangan daftar yang akan memberikan kue-kue untuk buka puasa.

 

Peningkatan uang insentif untuk Imam Rawatib an. Lahamuddin, S.Ag Daeng Gassing serta pemasangan wifi gratis untuk para jamaah.

 

          Lebih lanjut pengurus juga membahas, tentang  pembangunan/penyempurnaan Masjid Al-Abrar, berupa pemasangan “Pasade Masjid” yang diperkirakan akan menghabiskan anggaran Rp 1 milyar rupiah.

 

          Menurut DR. Kusno Kamil, pihaknya sedang merencanakan pembangunan Pasade, dimana bangunan lama akan tertutup dengan desain Pasade dan tampak asri dari depan, tutur Kusno kepada jamaah.

 

          Berbagai agenda yang terkait dengan pengembangan Masjid Al-Abrar diantaranya, pembenahan atap yang bocor, penambahan karpet di lantai II, pembelian LCD untuk monitoring di lantai dasar serta perawatan barang-barang inventaris masjid.

 

          Sementara itu, Sdr. Agus yang selama ini bertanggugjawab dalam pelayanan air, listrik dan soundsistem, mengembalikan kunci dan semua peralatan, dan menyatakan keluar dari grup masjid dan akan menjadi jamaah biasa tanpa beban tugas lagi di masjid.

 

          Tindakan ini, sebenarnya sangat disayangkan, namun Agus sudah menempuh langkah untuk tidak lagi bertanggungjawab lagi dalam kegiatan ke-masjid-an dan memilih untuk menjadi jamaah tetap.

 

          Sebagai langkah antisipasi, maka untuk penanganan masalah air, listrik dan soundsistem, sepenuhnya diserahkan kepada Remaja Masjid Besar Al-Abrar dan didukung oleh Sariun alias Uun yang senantiasa bekerja dalam suatu tim work dengan remaja dan pengurus Masjid Besar Al-Abrar Gunungsari Baru Makassar.

 

Laporan Syakhruddin.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *