SERBA-SERBI

Manajemen Tubuh Manusia

Syahdan di zaman antah berantah, berkumpullah komponen tubuh dan ingin menonjolkan kemampuan masing-masing, di mulai dari mata.

Mata berkata ; kalau bukan karena saya (mata), maka tidak mungkin engkau menyaksikan indahnya pelangi, mekarnya tumbuhan di pagi hari dan indahnya pemandangan di seputar anda.

 

Lalu Tangan membantahnya ; jangan dulu, kalau bukan karena tanganku, maka engkau tak dapat meraih, bunga yang sedang mekar. Menikmati makan yang tersaji dan engkau dapat makan dengan nikmat.

 

Pernyataan itu lalu ditimpali oleh kaki ; Kalau bukan karena saya, maka semua itu, tidak berarti kalau kaki tidak melangkah untuk mendapatkannya, makanya jangan sepelekan kaki.

 

Tiba-tiba JANTUNG angkat tangan !!! tunggu dulu, kalian itu sudah merasa paling bisa, akan tetapi kalau saya (Jantung) tidak berdebar, dan memompa darah ke seluruh tubuh, maka anda akan kehilangan kehidupan.

 

Berhenti sebentar saja maka kalian akan tak berfungsi (semua peserta pertemuan terdiam), sembari memikirkan kebenarannya. Mereka mengakui akan dahsyatnya peran yang namanya jantung.

 

Sehingga seseorang bisa saja tiba-tiba pingsan dan mati, karena jantung sudah tak berfungsi. Semua peserta pertemuan terdiam sejenak, seakan memasgulkan peran jantung.

 

Tiba-tiba dikejutkan dengan peserta yang bernama ANUS : Saya (Anus), sudah mendengar semua kehebatan anda, tetapi kalau saya (ANUS) tidak ada, maka anda semua akan kelimpungan.

 

Peserta pertemuan menghela nafas, (benar juga ya), anda bisa makan, bisa melangkah, melihat bahkan bernafas. Tetapi ketika LOBANG PEMBUANGAN tertutup maka anda semua juga akan mengalami kesulitan.

 

Hari pertama tidak buang kotoran, tetapi dua sampai tiga hari tak ada pembuangan, maka anda semua akan lemas dan mati. Karena itu, sekalipun saya hanya lobang kecil, tetapi kehadiran saya diperlukan.

 

Peserta pertemuan bertepuk tangan dan mengakui akan peran ANUS (pusta pembuangan) yang membuat kita menjadi legah.

 

Simpulan dari pertemuan dan ulasan diatas, bahwa dalam memimpin suatu organisasi/perusahaan atau unit usaha, maka jangan pernah memandang remeh seseorang/sesuatu, akan itu semua memilik peran dan fungsi masing-masing.

 

Oleh sebab itu, kepada para pembaca, sekalipun tulisan ini hanya sekedar goresan pena dari : syakhruddin.com, semoga dapat menjadi arena untuk menambah khazanah pengetahuan di bidang manajemen, dalam memimpin organisai/perusahan atau suatu komunitas, karena setiap orang memiliki peran dan fungsi masing-masing.

 

Selamat membaca dan sukses dalam memimpin, wassalam dan semangat pagiiii.

Makassar, 8 Februari 2019

by syakhruddin HP 081 2424 5938

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *