Nama lengkapnya Muh.Hidayat Thamal (40 thn), Putra sulung Bapak Drs HM Sewang Thamal dan Ibu Wardha Borman, meninggal dunia di RS. Wahidin, Jumat malam (28/12).

Almarhum dilahirkan di Makassar, tgl 30 Desember 1978 terakhir tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara pada Pusat Pelayanan Rehabilitasi Sosial Anak Balita Inang Matutu Makassar, meninggalkan seorang isteri dan dua orang anak.

Alamat rumah duka di BTN Tabaria Blok C.3 No. 1 Makassar, almarhum akan dikebumikan di Kabupaten Jeneponto bada dhuhur. Almarhum jatuh sakit setelah mengurus kelengkapan berkas kepegawaian.

Kuat dugaan almarhum kecapean sehingga di rawat di Rumah Sakit Dadi Makassar bersamaan peringatan HKSN tgl 20 Des 2018.

Mengingat kondisinya makin mengkhawatirkan, almarhum di rujuk ke RS Wahidin Sosdirobosodo Makassar.

Setelah dirawat selama delapan hari, almarhum
yang senang menyanyikan lagu “Gelas-gelas kaca” menghembuskan nafas terakhir di sisi ayah bundanya.

Nampak di rumah duka, Ketua Kerukunan Pensiunan Sosial, Drs H. Abidin Maenong, Sekretaris Dinsos Sulsel, Drs Syarifuddin dan sejumlah pensiunan lainnya dari jajaran eks Kanwil Depsos Prov. Sulsel.

Almarhum meninggalkan seorang isteri dan anak. Segenap kerabat dan handai tolan datang ke rumah duka di BTN Tabaria Blok C3 No. 1, mensholatinya di Masjid Ar Rahman Tabaria.

Selanjutnya mengantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya di Kampung halaman di Jalan Raya Kelara Kampungd Gandrang Batu Kabupaten Jeneponto.

Kisah dibalik kepergian Hidayat :

Menjelang kepergiannya, Muhammad Hidayat Thamal bin Sewang Thamal (40 thn), selalu di bully teman-temannya, namun tak pernah marah, malahan tertawa-tawa.

Kepada adiknya Zul Ilham yang bekerja di Dinsos Prov. Sulsel, dia bercanda, Zul… sudah lunas motorku, jadi tak ada lagi bebanku, ujarnya berseloroh kepada Zul.

Sejak terjatuh di hari peringatan HKSN tgl.20 Desember 2018, Hidayat dilarikan ke RS Dadi Makassar, akan tetapi setelah tiga hari kondisinya makin memburuk, akhirnya dirujuk ke RS. Regional Wahidin Soedirohoesodo Makassar.

Memasuki hari Jumat sekitar pukul 23.15 Wita, penanggalan 28 Desember 2018, Muhammad Hidayat Thamal berpulang kerahmatullah, disisi ayah bundanya.

Jamaah tetap pada dua masjid yaitu Masjid Ar Rahman di Kawasan BTN Tabaria dan Masjid Al-Muawanah Sosial, selalu tepat waktu melaksanakan perintah lima waktu.

Warga di BTN Tabaria merasa kehilangan sosok yang suka melantunkan lagu “Gelas-gelas Kaca”

Dua orang anaknya masing-masing dari dua isteri yang ditinggalkan, kini menjadi pewaris dan penerima pensiunan ayahnya yang tercatat sebagai staf pada Pusat Rehabilitasi Sosial Anak Balita Inang Matutu Kota Makassar.

Almarhum disholati di Masjid Ar-Rahman RW V Kompleks BTN Tabaria Makassar dalam suasana hujan yang rintik-rintik.

Selanjutnya menuju tempat peristirahatan yang terakhir di kampung halamannya di Jalan Raya Kelara Kampung Gandrang Batu Kecamatan Tamalatea Kabupaten Jeneponto.

Sejumlah petinggi dan mantan pejabat di lingkungan Dinas Sosial Prov.Sulsel hadir di rumah duka dan mulai Minggu malam (30/12) akan dilaksanakan malam takziyah selama tiga malam berturut-turut.

Selamat jalan ananda menemui sang khalik dan disanalah tempat terindah disisi Rabb-Mu, innalillahi wa innailahi rajiun (syakhruddin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>