Surya, Jomblo yg tak pernah mengeluh

Suryanto Bin Sumardi (49 thn) alias Surya, merupakan adik kandung Sutatas alias Tatas, beralamat di Jalan Baji Gau VI No K3 Kompleks Perwira Baji Gau Makassar.

Selasa 4 Desember 2018, Surya menghembuskan nafas terakhir, di Kompleka Perwira Baji Gau, disaksikan keluarga dan kerabatnya.

Surya semasa hidupnya, belum pernah menikah, sebagai jomblo yang banyak bekerja di Bengkel di seputaran Jalan Usman Salengke Sungguminasa,

Kemudian berusaha mandiri dengan mengkhususkan diri, menangani mobil mobil Jeef tempo dulu.

Senang membeli rongsokan, lalu membangun dengan segala keterampilan yang dimiliki.

“Banyak orang bisa memiliki mobil, tapi jarang orang yang mampu memelihara mobil”

Katanya dalam suatu percakapan santai, ketika Penulis memperbaiki Mobil Katana tua yang sedang di service almarhum.

Mendiang Surya, mengidap penyakit tumor buli (prostat akut) dan sudah menjalar ke bagian usus.

Selama sepuluh tahun lamanya, Surya tak pernah mengeluh. Sahabat dekatnya yang ditemani ke Kendari, juga tak pernah mendengar keluhannya.

Pulang dari Kendari, kondisi fisiknya menurun, tapi tetap beraktifitas. Suatu malam kelihatannya agak gelisah dan nanti di tanya dengan suara agak keras,

“Barulah mengaku kalau ada keluhannya saat buang air kecil.

Kakaknya lalu mengusahakan pemeriksaan di RS Bhayangkara, lalu mengurus BPJS kemudian pindah periksa ke RS. Pelamonia.

Memasuki Bulan Agustus, Surya pasrah untuk di operasi prostat dan pengobatan lanjutan harus di kemon.

Dokter sangat menyesalkan, kenapa baru dilaporkan, terlebih kolestrolnya juga sangat tinggi.

Tapi itulah Surya, jomblo yang tidak pernah menyusahkan orang laiib, apalagi mengeluh kepada kakaknya.

Perawakannya yang tinggi dengan kulit sawo matang, serta ketekunannya dalam bekerja, membuat banyak sahabatnya.

Kalau dia sudah larut dalam pekerjaan, maka makan malamnya nanti pukul 22.00 Wita, apalagi minumnya tidak sering.

Hari Selasa malam, 4 Desember 2018, Surya menghembuskan nafas teeakhir dan jemazahnya dimakamkan di Pekuburan Pabbangngiang Kabupaten Gowa,

Dihadapan keluarga dan kerabatnya, Surya dimasukkan ke liabg lahat, pada Hari Rabu, 5 Desember 2018,

Selamat jalan Surya dan kami yang ditinggalkan, mengiringimu dengan doa, Al Fatihah – Innalillahi wa innailahi rajiun.

Laporan Syakhruddin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>