Mensos akan melepas kapal jelajah kepahlawanan

syakhruddin
Read Time1 Minute, 9 Second

Menteri Sosial Agus Gumiwang, direncanakan untuk melepas peserta Kapal Jelajah Kepahlawanan , Senin (29/10) di Pelabuhan Soekarno Makassar.

Kegiatan jelajah kepahlawanan  digagas Kementerian Sosial Kepahlawanan dan Keperintisan Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial yang didukung sepenuhnya Panitia Peringatan Hari Pahlawan Provinsi Sulawesi Selatan  melibatkan para koordinator PKH Sulawesi Selatan, unsur Perguruan Tinggi, Tagana dan berbagai komponen PSKS (Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial) yang akan berlayar dari Pelabuhan Soekarno Makassar menuju Kabupaten Pangkep.

Menurut Haerati, kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018 untuk penguatan kebangsaan dengan rangkaian acara meliputi, ceramah kebangsaan, dinamika kelompok, bhakti sosial dan pemberian sembako dan alat kesehatan maupun peralatan olah raga kepada para penerima manfaat.

Tagana Kompi UINAM mengirimkan perwakilannya sebanyak 10 orang untuk mengikuti kegiatan tersebut, mereka berasal dari Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Konsentrasi kesejahteraan Sosial (PMI/Kessos).

Peserta lainnya dari unsur pelajar SMA & SMK Kab/Kota se-Sulsel, Santri, remaja Mesjid . Guru dan anggota Palang Merah Indonesia.

Kegiatan jelajah kapal kepahlawanan berlangsung tgl 29 s/d 31 Oktober 2018 dengan rute Makassar-Pangkep-Makassar dan para peserta diharapkan membawa surat tugas yang ditandangani pimpinan organisasi yang mengutus, surat persetujuan dari orang tua, perlengkapan pribadi  termasuk pakaian olah raga.

Kegiatan Kapal Jelajah Kepahlawan akan dibuka  Menteri Sosial RI didampingi Kadis Sosial Sulsel, DR H.A.Ilham Gazaling, M.Si dan akan dihadiri Gubernur Sulsel, Prof. Dr. H. Nurdin Abdullah undangan lainnya, bertempat Pelabuhan Soekarno Makassar.

Syakhrudddin

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

FESTIVAL PILU DI PALU NOMONI

Apa itu Palu Nomoni? Nomoni artinya berbunyi. Palu Nomoni berarti Palu berbunyi. Berbunyi karena banyaknya orang yang meniup seruling, memukul genderang dan gong. Dan orang yang meniup pun bukan orang sembarangan. Sebenarnya tradisi ini sudah lama hilang semenjak kedatangan Guru Tua Habib Idrus. Tetapi di tahun 2016 ritual ini dihidupkan kembali. Bahkan festival yang di rencanakan berlangsung tanggal 28-30 September […]