Belum usai kasus pertengkaran antara Wakil Dekan III dengan sejumlah dosen di Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Senin (22/10) FDK yang dikenal dengan julukan “Kampus Bermartabat” kembali tercoreng, dengan adanya perseteruan antara Mahasiswa FDK dengan Mahasiswa Fakultas  Syariah dan Hukum.

 

Menurut TV One dalam ulasannya, peristiwa berawal dari “Pertandingan futsal” antara Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) dengan Fakultas Syariah dan Hukum. Entah bagaimana  peristiwa ini berawal, sehingga melahirkan pelemparan batu antara dua kelompok mahasiswaa yang kini tengah menempuh pendidikan di Kampus UIN Samata Makassar.

 

Dari insiden ini, diperoleh beberapa informasi, Ibu Lela Dosen LB yang sedang mengajar, tiba-tiba didatangi seorang senior mahasiswa yang sudah terancam drop out. Sang mahasiswa menggedor-gedor pintu dan memaksa adik-adiknya keluar kelas untuk membantu penyerangan.

 

Dengan sikap yang kurang bersahabat, sang pelaku berkata : “Keluarkan mahasiswa, ibu hanya dosen disini, saya seniornya. “Saya lebih berhak dari pada ibu,” tuturnya dengan penuh kesombongan.

 

Sementara itu, di ruang Perpustakaan, tempat dimana bertugas DR. Akil, kaca jendelanya pecah, karena dilempar orang yang tak bertanggungjawab. Akibatnya, kaca jendela perpustakaan hancur lebur berantakan.

 

Pihak  Komandan Keamanan  Kampus, Syarifuddin di pandu Polres Gowa, berhasil melerai pelemparan batu diantara dua kelompok dan mencari siapa biang keladi dari perseteruan di hari Senin (22/10).

 

Dari sumber lain menyebutkan, peristiwa pelemparan batu antar dua kelompok mahasiswa ini berawal dari, pertandingan futsal yang diselenggarakan Saintek. Menurut Firdaus Muhammad salah seorang dosen Jurnalistik FDK mengatakan, satu tim dari ilmu falak angkatan 2018, setelah main kedua kalinya berhadapanlah Jurusan Ilmu Falak dengan Jurusan Jurnalistik.

 

Permainan futsal terkesan brutal sehingga Panitia pelaksana menghentikan permainan. Setelah permainan ketiga, ternyata jurusan ilmu Falak kalah, ternyata kekalahan ini masih berlanjut di hari Senin (22/10) dan bentrokan ini disinyalir melibatkan pihak – Pihak diluar Kampus.

 

Bagaimana kelanjutan dari peristiwa pelemparan batu dari kedua kelompok mahasiswa yang bertetangga, kita nantikan perkembangan lebih lanjut.

 

Syakhruddin 081 2424 5938

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>