Suara mengaji dari Masjid Besar Al-Abrar Gunungsari Baru Makassar, sejak pukul 04.00 dinihari, terdengar begitu nyaring untuk membangunkan warga yang sedang terlelap tidur.

Rabu subuh, 17 Oktober 201 kembali terdengar dan sejurus kemudian dikomandankan suara adzan dan segera bergegas menuju Masjid Al-Abar dengan menggunakan sepeda. Tapi entah mengapa, Masjid Besar ini hanya terisi dua saf. Kemana warga di sekitar masjid dan dimana anak-anak muda yang selama ini banyak berkerumun di seputar Masjid, sejuta pertanyaan yang menuntut tanya tentang keberadaan jamaah.

Jawabannya seperti apa yang diungkapkan Ustaz dalam ceramahyya. “Kalau mau lihat Umat Islam yang muslim, maka lihatlah   saat Idul FItri dan Idul Adha atau pada setiap hari Jumat, akan tetap bila ingin melihat umat Islam Yang beriman maka saksikan pada waktu sholat subuh.” ujarnya.

Demikian halnya di Masjid Al-Abrar, Masjid yang begitu megah hanya terisi dengan dua saf (dua barisan). Tentunya hal ini, menjadi tanggungjawab kita semua sebagai umat Muhammad SAW, untuk senantiasa menyemarakkan suasana berjamaah yang telah kita bangun secara bersama-sama.

Suasana sholat subuh kali ini, benar-benar menyejukkan hati, sayang tidak banyak yang mampu menikimatinya, Karena masih memilih untuk melanjutkan tidurnya bersama mimpi-mimpi indahnya, salamaki

syakhruddin 081 2424 5938

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>