Hari Senin 15 Oktober 2018 sekitar Pukul 17.00 Wita merupakan hari pertama turun hujan dari langit membasahi kota daeng. Walaupun tidak terlalu deras, namun dapat meredam debu-debu yang selama ini beterbangan kesana-kemari membawa bibit penyakit.

Semoga dengan turunnya hujan di petang hari,  menjadi pertanda bagi warga kota untuk senantiasa waspada. Dengan fenomena alam, dimana banyak terjadi bencana alam, mulai dari Lombok hingga Pasido (Palu-Sigi dan Donggala), tentunya alam akan menyusuaikan diri dengan mengisi ruang-ruang kosong yang ada di dalam tanah.

Sementara para warga kota, tentunya sudah harus bersiap-siap membersihkan got-got dari sampah-sampah yang selama ini menghambat jalannya air menuju laut lepas.

Sebagai petugas bencana atau yang selama ini banyak berkiprah di bidang kebencanaan, maka sejak awal diwanti-wanti untuk menjaga bencana banjir. Apalagi kalau bertambah dengan datang angin kencang atau angin puting beliung.

Perlengkapan lainnya yang sudah harus disiapkan adalah, jas hujan/payung dan sejenisnya, lampu darurat bilamana sewaktu waktu padam lampu serta membenahi atap rumah bilamana ada posisi atap yang miring atau bocor karena akibat pemakaian yang lama atau keropos.

Selamat menantikan masa musim hujan dan puncaknya akan terjadi pada Bulan November sampai dengan Februari tahun depan. Selamat bersiaga karena lebih baik siaga sebelum terjadi, daripada panik saat terjadi bencana, salamaki.

 

syakhruddin 081 2424 5938

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>