Mansyur Suma Dg Bani (53 thn) Dosen pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Jumat (1/12) sekitar pukul 15.00 wita di seputar Jalan Sultan Alauddin, dihipnotis oleh dua orang lelaki paruh baya mengakibatkan kerugian Rp 34 juta raib dari ATM-nya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kronologis peristiwanya, berawal saat Mansyur Suma bersama isterinya, di sapa oleh seseorang dari belakang, lalu berpapasan kemudian bertanya dari atas motornya, “ Ei dari manaki, dimana sekarang”

 

Seakan sok akrab, keduanya lalu meminggir dan mempertanyakan kondisi masing-masing.

 

Mansyur yang ditemani oleh isterinya lalu melanjutkan percakapan, “Dimana sekarang ??? Saya sekarang di UIN, Saya juga sudah pindah ke Takalar.” Ujarnya berbasa basi.

 

Sejurus kemudian, datang seseorang dengan perawakan pendek gemuk dan berkulit hitam. Ðia bertanya kepada yang menemani Pak Mansyur, “ Dimana alamat Yayasan Al-Rahmah, lalu ditimpali oleh lelaki yang ditemani Pak Mansyur bicara pertama, Itu ada di Gowa Pak, jawabnya”

 

“Skenario penipuan seakan-akan kenal akrab, Lalu kembali bertanya : “ Apakah Bapak yang mengobati orang yang lumpuh selama 35 tahun dan sekarang sudah bisa berjalan, katanya kepada lawan bicara Pak Mansyur.

 

Betul katanya, karena gara-gara Bapak, sehingga orang yang lumpuh di Gowa , sekarang sudah bisa berjalan, katanya sembari pembicaraannya di dengar langsung Pak Mansyur dan isterinya.

 

Syukur alhamdulillah, sekarang mari juga kita doakan Pak Mansyur, semoga tahun depan bisa melaksanakan ibadah ke tanah suci dan serempat mengangkat tangan dan mengaminkan doa yang dilantunkan.

 

Mansyur bertanya dalam hati, siapa ini sebenarnya, tanpa sempat berfikir panjang, Mansyur lalu dicecar pertanyaan :

 

Ada ATM-Nya Pak ??? ya, ada kata Mansur.

 

Coba keluarkan dan kita doakan bersama. Mereka lalu berdoa berempat dipinggir jalan.

 

Usai berdoa sambil memegang ATM dengan erat, dan sang isteri ikut mengaminkan doanya.

 

Sejurusnya kemudian Kartu ATM BNI dikembalikan, akan tetapi sudah berganti dengan ATM Palsu.

 

Sang Penipu lalu bertanya, masih ingat nomor ATM-nya Pak, Ya Kata Pak Mansyur. Berapa ??? Mansyur lalu mengucapkan nomor pinnya : 6331 199 katanya singkat.

 

Coba ulang sekali lagi, Pak Mansyur lalu mengucapkan nomor pinnya dibawah engaruh hipnotis.
Ia lalu berdoa semoga semuanya sehat dalam melaksanakan tugas pengabdian di instansi masing-masing.

 

Mereka lalu berpisah, tiba di rumahnya di BTN Nusa Indah Blok A1 No 7 Gowa, Mansyur lalu tersadar.

 

“Barangkali itu tadi Penipu, Mansyur lalu bergegas ATM dan alangkah kagetnya, kartu yang dipakai Pak Mansyur tidak bisa terakses ke ATM.

 

Mansyur lalu menghadap ke Pihak BNI dan mendapatkan hasil print, kalau dananya sudah terkuras dengan dua kali pengambilan pada tanggal 1 Desember 2017 dengan dua kali penarikan.

 

Sadar akan musibah yang menimpa, Mansyur Suma Dg Bani lalu melapor ke Polsek Tamalate yang diterima yang diterima Aiptu Abdullah (syakhruddin.dn)

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>