KSB SIDRAP BERLANGSUNG SUKSES

Pelaksanaan Pencanangan Kampung Siaga Bencana (KSB) Kelurahaan WetteE Kecamatan Panca Lautang Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), tanggal 17 s/d 19 September 2017 berlangsung lancar dan sukses.

 

 

 

 

 

 

 

 

Para peserta terdiri dari 8 kab/kota dan dua utusan perguruan tinggi masing-masing UMPAR (Universitas Muhammadiyah Parepare dan Tagana Kompi UIN Alauddin Makassar.

Perkemahan para peserta dipusatkan dilapangan Wanio Timoreng demikian halnya dengan penyuluhan KSB diikuti 100 peserta dengan rincian, utusan Kel WetteE 50 orang, Ladjonga 25 orang dan Kel. Wanio Timoreng 25 orang

Dikoordinir Kepala Desa masing-masing, menampilkan dua narasumber masing-masing Kabid Banjamsos Drs Sabaruddin,MM dan Praktisi Bencana, Drs H.Syakhruddin.DN,M.Si dari UIN Makasar.

Kepala Dinas Sosial, Catatan Sipil dan Kependudukan Kab Sidrap, Syahruddin Laupe alias Sarlop, pada kesmepatan pembukaan “Sosialiasasi KBS di Lapangan Wanio Timoreng” mengharapkan agar para peserta dapat berperan aktif ┬ámengetahui tentang, peranan dan fungsi masyarakat di lokasi kampung siaga bencana.

Sementara itu, para peserta juga ikut serta pada acara simulasi penanggulangan bencana yag berlangsung pada acara puncak di hari Selasa tgl 19 September 2017 dihadiri Sekretaris Daerah Kab. Sidrap, dan unsur Muspika serta Bapak Agus dari Kementerian Sosial RI dan undangan lainnya.

Mengawali acara pencanangan, para pejabat disambut dengan kalungan kain sutra dari dara manis serta tabuhan dari lesung padekko oleh tim kesenian ‘Kapitang Bolong” Kabupaten Sidrap, selanjutnya pencanangan bencana yang ditandai dengan pemukulan gong dan bunyi kentongan dari undangan yang berada di tribune utama.

Puncak acara ditandai dengan penyerahan berbagai bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan dan penyerahan berbagai hadiah kepada para pemenang lomba serta silamusi penanganan bencana korban puting beliung dengan narator utara Drs.H.Syakhruddin.DN,M.Si selaku Perintis Tagana Indonesia, serta penyerahan santunan dari BPJS terhadap tiga orang TAGANA yang meninggal dunia, semangat pagiiiii

s.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *