Kelurahan Wette’E Kec Panca Lautang Kab Sidrap, ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan Kampung Siaga Bencana (KSB), diikuti 8 kab/kota, tgl 17 s/d 19 September 2017 mendatang.

Rapat pemantapan dipimpin langsung Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Prov. Sulsel, Drs Sabaruddin, MM didampingi Kasi PSKBA, Muhammad Hasbi, S.Sos berlangsung di Dinsos Prov. Sulsel, Selasa (5/9).

Dalam pertemuan diputuskan, hanya 8 kab/kota yang mendapat kesempatan mengikuti kegiatan KSB dengan alokasi 10 orang Tagana yang berpakaian PDH lengkap   dari kab/kota yang diundang.

Adapun daerah yang mendapat kesempatan masing-masing, Kab Bone, Kota Parepare, Kab Sidrap, Kab Pinrang, Kab Wajo, Kab Barru, Kab Enrekang, Kab Soppeng dan Tagana Kompi UIN Alauddin Makassar sebanyak 15 orang.

Adapun kab/kota di luar yang disebutkan diatas, dapat hadir dengan menggunakan dana APBD dari masing-masing.

Adapun agenda kegiatan utama, bhakti sosial di lokasi eks bencana banjir di Kel Wette’E dan puncak acara dilaksanakan simulasi bencana banjir dan penyerahan bantuan untuk KSB Kel Wette’E Kab Sidrap.

Menurut Hasbi, rangkaian kegiatan selama tiga hari, dilaksanakan perkemahan yang dipusatkan di lapangan sepakbola Desa Wanio Timoreng Kec Panca Lautang.

Selain itu, dilaksanakan penyerahan tali asih Tagana, pemberian bantuan tenda serba guna untuk KSB Kel Wette’E serta penyerahan santunan BPJS kepada dua orang anggota Tagana yang meninggal dunia dari Kab Bone dan Kota Palopo masing-masing Rp 24 juta per orang.

Dalam dialog dengan peserta rapat disepakati, penerapan simulasi akan berbasis kabupaten, sehingga titik fokus penanganan lebih banyak melibatkan anggota forum KSB setempat, jumlah peserta seluruhnya diperkirakan sebanyak 350 orang termasuk panitia pelaksana.

Untuk mendukung panitia lokal Kab. Sidrap, satu tim akan berangkat lebih awal pada tgl 15 September 2017 untuk mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan penjemputan para peserta dari 8 kab/kota dan unsur perguruan tinggi khususnya dari Tagana Kompi UIN Makassar.

Mengakhiri pertemuan, disepakati bahwa tim dan rombongan besar akan berangkat menuju sasaran pada hari minggu pagi (17/9) dengan membawa serta kendaraan dapur umum lapangan dan angkutan personil Tagana.

Sebelum menutup pertemuan, Muhammad Hasbi menginformasikan bahwa untuk kegiatan bhaksos Tagana tingkat nasional, akan berlangsung tgl 22 s/d 25 Oktober 2017 di Minahasa Sulawesi Utara, karena itu diharapkan kepada segenap personil Tagana Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan  untuk mempersiapkan diri lebih awal, tuturnya (syakhruddin)

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>