Jasman Daeng Nassa Bin Arsyad Taba  (35 thn) warga Kelurahan Pa-Baeng Baeng yang kesehariannya berjualan baju kaos di depan Mesjid Besar Al-Abrar Gunungsari Baru Makassar, meninggal dunia saat akan memesan bakso di warung bakso yang terletak di Jalan Kumala I Makassar.

JASMAN

Menurut warga yang menyaksikan insiden tersebut, Jasman sedang memesan bakso :

“ Mas, baksonya satu mangkok”

“Ya, tunggu sedang kami buatkan”

Sementara bakso diolah dan siap disajikan, Jasman tiba-tiba terkapar dan tak sadarkan diri.

Pembeli lainnya panik, salah seorang warga berinisiatif menelpon pihak Puskesmas Jongaya. Sejurus kemudian datanglah dua orang petugas kesehatan dari Puskesmas Jongaya,  setelah memeriksa, ternyata jantung Jasman tak berdetak lagi, Ia meninggal saat akan menikmati semangkok bakso.

Almarhum lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diotopsi, akan tetapi petugas tak jadi visum karena yang bersangkutan belum sempat menikmati bakso pesanannya.

Jasman Dg Nassa semasa kecilnya aktif berjualan di Pasar Pa-Baeng-Baeng, apa saja yang bisa jadikan untuk meraih untung,  dibeli dari pedagang, pada musim buah dia jual buah-buahan dan kalau sepi jual rokok ketengan (batangan) dijual kembali kepada para pembeli terutama sopir pete-pete yang parkir di depan mesjid di Pasar Pa’Baeng-Baeng.

Jasman beristeri dua orang, dari isteri pertamanya yang sudah lama bercerai mendapatkan seorang anak perempuan yang kini sudah duduk kelas V di Sekolah Al-Abrar.

Usahanya  sebagai penjual baju kaos di depan mesjid Al-Abrar cukup laris, ia pun cukup rajin membersihkan halaman tempat jualannnya.

Dari isteri kedua  yang berasal dari dari Jeneponto juga mendapatkan keturunan satu orang anak perempuan, itulah yang mengusulkan agar jenazah suaminya dimakamkan di kampung halaman isterinya di Jeneponto. Sayang permintaan itu tidak dipenuhi.

Kakak iparnya yang bernama Junir yang bermukim di Jayapura melarang dimakamkan di Jeneponto, dengan pertimbangan terlalu jauh untuk ziarah kubur, sehingga almarhum dikebumikan di pekuburan umum Jalan Andi Tonro Makassar.

Peristiwa yang cukup menggemparkan di siang hari Kamis 25 Agustus 2016 membuat keluarga dan sanak familinya kaget, hingga jenazahnya dibawah kerumah orang tuanya, Arsyad Dg Taba di Jalan Andi Tonro I ORT 003 Kelurahan Pa’Baeng-Baeng dan hari ini sudah dimakamkan oleh pihak keluarga dan para sahabatnya.

Menurut sumber yang berhasil diperoleh menyebutkan, Jasman mengidap tekanan darah tinggi dan kondisi badannya memang gempal dan suka jualan sampai tengah malam, sementara pihak kesehatan menyebutkan kematiannya akibat  serangan jantung, katanya.

Penulis berita : H. Syakhruddin DN  Ketua ORT 002 Kelurahan Pa’Baeng-Baeng

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>