Saat di tanya oleh Sok Ima apa kebutuhanmu

Rafly menjawab, minta sarung

Untuk apa ??? sergah Sok Ima yang akrab di sapa Mak E

Untuk di pakai sholat

 

Jawaban spontan tanpa rekayasa maupun pesan sponsor

Semua meluncur dari mulut Rafly

Itulah lambang kesederhanaan dan keteladanan

Yang dipertontonkan di gelanggang nasional

 

Disaat tawaran datang dan berada di puncak kemegahan

Malah meminta sesuatu yang akan dipakai bersujud

Di keharibaan ilahi rabbi, sang pemilik kemenangan

Yang meminjamkan pita suara kepada Rafly sang kandidat

 

Rafly anak Gowa, Putra Makassar yang sederhana

Tetap dalam bingkai  yang penuh amanah

Begitulah sesungguhnya kita harus bersikap

Tetap bijak dalam kegelimangan harta dan kesempatan

 

Jadilah Rafly sebagai pewaris jiwa Pahlawan Sultan Hasanuddin

Tetap tegar dalam setiap tantangan dan meraih kemenangan

Dengan segala sukacita setelah melalui persaingan yang berat

Karena mencapai puncak itu memang harus mendaki

 

Rafly …. Rafly ….Rafly dari Gowa

Di lintasan Sungai Jeneberang Sungguminasa

Akan mengukir namamu sebagai sang pemenang

Pemenang yang selalu sadar bahwa diatas langit masih ada langit

 

Mangkasara, 22 Maret  2016

Menyongsong Lagu Kedua Rafly

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>