Di hari Jumat 28 Agustus 2015, dapat dikatakan hari yang penuh kejutan, betapa tidak ! terdapat beberapa kondisi yang saling berkaitan dan sekaligus membuat Penulis menjadi berdegub kencang.

Hari ini, merupakan saat pembayaran honorarium sebagai Dosen Luar Biasa (LB) pada Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM). Kami bertiga yang terdiri Drs.H.Syakhruddin.DN,M.Si Abdul Wahab Awing,MM dan Drs.Nuryadi Kadir,M.Si dibantu staf sekretariat , Adhy Casanova menuju ruang rektorat di lantai II untuk menanda tangani berita acara pembayaran honorarium pada biro keuangan.

Usai sholat Jumat berjamaah di Kampus yang sekarang dikenal sebagai kampus  “BERMARTABAT”  merupakan akronim dari (Bersih-Maju-Ramah-Taat-Aturan-Bijaksana-Amanah-Teladan), sebuah akronim yang digagas Dekan yang baru periode 2015 2019, Bapak DR.H.Abd.Rasyid Masri,S.Ag,M.Pd,M.Si,MM

Hari ini merupakan hari gembira, karena masing-masing menerima angpao sebagai buah dari jerih payah mengajar mahasiswa, kami saling berboncengan ke rumah makan yang letaknya di depan Pintu I, tepatnya di RM Lesehan Mas Riski tempat mangkal para dosen dan mahasiswa bersantap siang.

Selain itu, kami  tak ketinggalan mengundang calon Waka IV atas nama, DR. Mirwan, M.Si beserta dua orang Penyiar Radio Syiar 107,1 FM, masing-masing Ummul dan Afikah yang selama ini menjadi pemandu acara “Beranda Sosial”.

Kami bersantap sembari membahas jabatan baru diantara kami, setelah sepakat dan memutuskan jabatan baru disesuaikan dengan adanya mutasi, Tim Para Wakil Kajur ini , masing-masing ditetapkan sebagai berikut ;

Waka I, Drs.Abdul Wahab Awing,MM
Waka II, Drs.H.Syakhruddin.DN,M.Si
Waka III, Drs.Nuryadi Kadir,M.Si
Waka IV, DR. Mirwan, M.Si (sebagai ketua devisi pengembangan)

Kamipun  terbahak di ruang makan, karena adanya penambahan waka disesuaikan dengan adanya rencana untuk menambah wakil dekan menjadi empat.

Sementara itu, di sekretaris jurusan, Sekjur kedatangan tamu, dari Jurusan Kesejahteraan Sosial Malaysia, dalam hal ini dikoordinir oleh DR.Syamsuddin yang kebetulan juga masih tercatat sebagai Pegawai di Panti Sosial Tresna Werdha Gau Mabaji Kabupaten Gowa.

Kehadirannya ke kampus terkait dengan pelaksanaan “Seminar Internasional Pekerja Sosial di Penang-Malaysia dan mengundang pihak Jurusan Kesejahteraan Sosial pada UINAM Makassar mengikuti Internasional Social Work Confrence 2015 di Penang.

Kejutan demi kejutan terjadi hari ini, akan tetapi yang membuat KEPO. KEPO itu adalah akronim dari Knowing every Particular Object adalah sebutan untuk orang yang serba tahu detail dari sesuatu.

Karena pada saat yang sama,  IPAD tertinggal di ruang kerja Sekretaris Jurusan Kesos, Dra. Sitti Aisyah yang hari itu mengamanahkan kepada para Waka untuk menyambut tamu dari Malaysia.

Setelah tiba di rumah, baru panik mencari dalam tas, beruntung Adhy Casanova masih bertahan di Kampus. Setelah membuka pintu ruang Sekjur, alhamdulillah menemukan IPAD tersimpan rapih di meja sebelah kiri pada ruang kerja sekretaris jurusan.

Belum lagi semua berakhir, tiba-tiba ada undangan dari kemenakan untuk bertemu di Kompleks Perumahan Parang Tambung membahas tentang soal perkawinannya.

Uniknya, setelah rapat berlangsung, sang kemenakan mengatakan, ”Saya belum punya uang om” tugas Om dan tante saja yang memikirkan semua itu, katanya sambil tersenyum.

Wow … kalau begini caramu Nanda, ini namanya “ Ero bunting tena doe na” dan kami pun terbahak-bahak dibuatnya. Hari-hari yang penuh kejutan ini, menjadi catatan  indah di akhir bulan Agustus 2015, bulan kemerdekaan yang kami catat sebagai bulan yang penuh kejutan, salamaki.

Makassar, 28 Agustus 2015
Penulis,

H.SYAKHRUDDIN.DN.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>