IR. NASRULLAH KETUA PANITIA IDUL KURBAN

Ir.H.Nasrullah, terpilih kembali sebagai Ketua Panitia Pelaksana, Idul Qurban 1436 H/Tahun 2015 M. Penetapan ini, dilakukan dalam pertemuan pengurus yang berlangsung, Rabu malam, 26 Agustus 2015.

Rapat dipimpin langsung, Ketua Panitia Masjid Besar Al-Abrar, H.Hilal Kadir,SE dihadiri para jamaah tetap Masjid Besar Al-Abrar.

Dalam pertemuan tersebut, selain mengevaluasi pelaksanaan Idul Qurban tahun lalu, sekaligus memberikan masukan kepada panitia, terutama pada aspek pendistibusian daging kurban, untuk segera sampai kepada pengurban dalam kesempatan pertama.

Adapun Panitia pelaksana yang ditetapkan, masing-masing Ketua : Ir.H.Nasrullah, Sekretaris, Suhardi,S.Sos dan Bendahara H.Zainuddin Baso,SE.

Dalam pertemuan dipandu sekretaris Pengurus Masjid Besar Al-Abrar, Drs.H.Syakhruddin Dg Lurang, berlangsung lancar, diawali dengan pembukaan, pengantar kata dari Ketua Pengurus Masjid Besar Al-Abrar, Dialog dengan peserta rapat, penunjukan ketua panitia dan simpulan pertemuan.

Pada kesempatan tersebut berbagai masukan yang diperoleh seperti yang dikemukakan Bapak Kusno Kamil, H.Mustari, Andi Rivai Abdullah dan Suhardi,S.Sos.

Pada pokoknya menginginkn, agar pelaksanaan kegiatan kurban tahun ini, dapat lebih terarah dan berlangsung lancar sehingga para pengurban dapat merasakan nikmatnya berkurban.

Sebagaimana diharapkan, bahwa daging kurban selain untuk kaum dhuafa, pengurban, maupun jamaah tetap Masjid Besar Al-Abrar, tentunya diangap layak untuk menerima daging kurban.

Diperkirakan bahwa setiap pengurban akan membayar harga hewan kurban termasuk didalamnya beaya penyelenggaran, distribusi dan administrasi masing-masing Rp 1,5 juta per orang.

Sedang pemotong hewan kurban bilamana banyak seperti tahun lalu 30 ekor, maka akan dilaksanakan selama hari-hari tarzikh selama tiga hari lamanya.

Dengan terbentuknya panitia pelaksana, maka tugas berikutnya, panitia akan melengkapi kepengurusan dan selanjutnya akan dilakukan pertemuan antar panitia untuk membahas hal-hal yang lebih tehnis lagi mengenai proses pemotongan hewan kurban.

Semoga dengan pelaksanaan kegiatan pemotongan hewan kurban tahun ini, para jamaah dapat melepaskan dan memotong sifat-sifat hewani yang ada pada diri manusia dan menjadikan dirinya sebagai manusia ikhlas dan mampu melakukan pengorbanan demi kepentingan tegaknya agama Islam, salamaki.

Makassar, 26 Agustus 2015

Penulis,

H.SYAKHRUDDIN.DN

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *