Rabu, 26 Agustus 2015 di saat menjelang subuh, tiba-tiba lampu padam, tentunya banyak yang berfikir untuk lanjut saja tidur, karena tidak bisa lagi ada suara adzan. Sebahagian anak remaja masjid berfikir demikian. Mereka lalu melanjutkan tidur. Tiba-tiba lampu menyala dan waktu semakin kasif.

Akhirnya dia langsung membunyikan radio di masjid, kemudian sholawat dan adzan. Alhamdulillah, padam lampunya juga hanya sekitar lima menit. “Ini sebuah juga bentuk ujian, apakah kalau padam lampu, lanjut tidur atau bangun mendadak dan membunyikan radio masjid, tutur salah seorang di antara remaja masjid.

Sementara itu, petugas samapah yang  dengan setia hadir setiap hari membawa truk, mengangkut berbagai jenis sampah dan berjuta bau busuk, baginya karena sudah terbiasa, maka hidung mereka sudah imun dengan bau. Mulai dari bau tikus mati, hingga sisa makanan basi yang menyengat hidung.

Namun bagi Amir dan kawan-kawan yang setiap hari datang dengan truk kuningnya mengangkut sampah, tetap saja Amir dan kawan-kawannya merokok disisi truknya yang penuh sampah. Itu adalah bahagian dari sebuah profesi, kataku dalam hati.

Berselang beberapa lama, terdengar suara…tet…tet….tet, yang ternyata itu adalah penjual KUE BRONCONG, kawan saya menyebutnya, itulah kue terberat di dunia, karena untuk mengangkutnya dari tempat perapian, harus menggunakan GANCU alias Ganjo dalam Bahasa Makassar.

Kue Beroncong ini sangat nikmat bila dimakan panas-panas, apalagi diserta dengan kopi atau teh hangat sembari membaca harian Fajar yang selalu hadir setiap hari.

Bagi Sang Penulis, waktu ba’da sholat  subuh merupakan saat yang paling tepat untuk menulis. Selain tu jaringan jaringan internet sangat lancar, juga kondisi cuaca amat mendukung karena masih adem-adem saja.

Disarankan pada saat mengetik naskah, jangan pernah berfikir untuk langsung mengedit tulisan. Biarkan saja tulisan terus mengalir sampai semua ide tertuang dalam bentuk tulisan. Adapun tanda koma, titik dan sebagainya, akan diperbaiki pada saat dibaca uang untuk di edit.

Anda tidak bisa menulis sambil mengedit, tapiu biatkan terus naskah mengalir dan tulisan akan diperbaiki pada saat evaluasi tulisan dan perbaikan tanda bacanya.

Itulah salah satu KIAT dalam menulis di sebuah blog pribadi yang merupakan koran peribadi yang akan dibaca oleh para pemirsa dan pembaca setia sebuah blog.

Intinya, saat subuh adalah saat yang paling tepat untuk berkarya ,disaat orang lain masih terlelap dalam mimpi-mimpinya, salamaki.

Makassar, 26 Agustus 2015

Penulis,

H.SYAKHRUDDIN.DN.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>