Pengurus Masjid Besar Al-Abrar Gunungsari Baru, Jalan Sultan Alauddin No. 82 Makassar, berhasil melakukan pemotongan hewan kurban sebanyak 26 ekor sapi, 1 ekor kerbau dan 7 ekor kambing, sehingga jumlah menjadi 34 ekor, ini sebuah rekor pemotongan hewan kurban.

aaaaasapi

kambing

Pelaksanaan pemotongan hewan kurban, usai sholat Idul Adha 1435 H/2014 M yang berlangsung di Masjid Besar Al-Abrar pada hari Minggu, 5 Oktober 2014, pada hari Nahar di sembelih 9 ekor sapi, menyusul hari-hari tasyrik selama tiga hari berturut-turut.

Ketua Pengurus Masjid Besar Al-Abrar, H.Hilal Kadir,SE membentuk panitia pelaksana pemotongan hewan yang diketuai Ir.Nasrullah. Dari hasil pelaksanaan pemotongan yang berlangsung lancar, dapat melayani sekitar 700 warga masyarakat yang layak daging kurban dan bermukim di sekitar kawasan Masjid Besar Al-Abrar Makassar.

Menurut Ketua Dewan Wakaf, H.Ibrahim Bonro,SH mengatakan bahwa ini sebuah reputasi yang dilakukan oleh pengurus baru, karena dalam pelaksanaan kegiatan pemotongan hewan ini, semuanya berjalan lancar dan pengurban merasa puas karena menyaksikan sendiri sapi kurbannya sebelum dilakukan pemotongan oleh Bapak H.Mustari Daeng Nai.

Demikian halnya dengan Abdul Syukur Rahim selaku koordinator pemotongan menegaskan, bahwa peran serta para jamaah dan  perusahaan yang berada di sekitar Jalan Sultan Alauddin diantaranya, PT. Dyandra Promosindo Cabang Makassar Telepon (0411) 856 277 Makassar, Catering SERUNI Jalan Bonto Duri Raya, Ketua Panitia Ir. Nasrullah, menyerahkan masing-masing satu ekor sapi kurban untuk dibagikan kepada kaum dhuafa.

Demikian halnya dengan keluarga besar H.Bonro kurang lebih tujuh ekor sapi yang dikorbankan untuk para warga masyarakat yang layak mendapatkan daging kurban.

Dalam proses penyalurannya, Menurut penuturan Abdul Syukur Rahim, para pengorban mendapatkan 4 kilogram daging dan 3 buah kupon untuk diserahkan kepada anggota keluarga, tetangga atau warga di sekitar rumahnya yang layak dapat daging kurban.

Pelaksanaan pemotongan hewan kurban dipusatkan di halaman rumah Bapak Drs. H.Muh. Yusuf Hamzah Dg Malli di Jalan Andi Tonro yang masih memiliki lahan luas untuk menyimpan sapi korban selama empat hari lamanya.

Dari evaluasi yang dilakukan kepada para peserta kurban mengatakan, pelaksanaan kegiatan pemotongan hewan kurban ini cukup tertib, karena proses pemotongannya di satu tempat dan pembagiaannya dilaksanakan para remaja mesjid di halaman mesjid, sehingga kotoran sapi tidak sampai mengotori Mesjid Besar Al-Abrar Gunungsari Baru Makassar.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>