RINAI DI KOTA DAENG

syakhruddin

Seragam biru kebanggaan TAGANA Melekat membungkus tubuh Tumpukan beras di pundak kiri Dalam rinai yang berkepanjangan TAGANA ku memikul beban pengabdian Mengangkut bantuan karena tanggungjawab Keikhlasan telah menjadi landasannya Dan kehormatan adalah kebanggaannya TAGANA relawan sejati mengukir zaman Di gelanggang musibah yang silih berganti Pengabdiannya tulus dan tak bercabang Tapi jangan jadikan sapi perah TAGANA manusia langka di era hedonisme […]

SURAT BUAT SAHABATKU

syakhruddin 2

Ketika surat ini kubuat, kota-ku sedang di terpa hujan Sudah sebulan terakhir cuaca memang kurang bersahabat Namun kota-ku masih beruntung Karena tak sama di Manado, Jakarta atau Sinabung ¬† Sahabat, bila suratku sampai dipangkuanmu Katakanlah bahwa TAGANA-ku disini selalu siaga Walaupun kami berasal dari berbagai organisasi dan perorangan Namun kami masih bisa bersatu dalam satu komando ¬† Pesanku padamu janganlah […]

NURTIA MENGAMUK BILA LIHAT SUAMI

syakhruddin

Nurtia alias Tia binti Sahabuddin Nassa (Anggota TAGANA Gowa), Rabu 22 Januari 2014 mendatangi kediaman Penulis dan melaporkan akan musibah yang menimpa dirinya. Walaupun peristiwanya sudah berlangsung sepekan namun barulah mau terbuka ke publik setelah merasa buntu dalam penyelesaian masalah keluarganya. Dilaporkan bahwa anaknya NURTIA yang baru saja kawin dengan lelaki ALDY warga Jeneponto dan merupakan rekan kerjanya di CV. […]

MISTERI DI BALIK PENCARIAN PENDAKI BAWAKARAENG

syakhruddin

Mencari dan menemukan empat pendaki yang tersesat di Gunung Bawakaraeng bukanlah sebuah pekerjaan mudah, dibutuhkan ketulusan dan kerjasama tim yang handal. Adalah Ivan (16 thn) Kelas II IPS SMA Mahaputra yang beralamat di Jalan Urip Sumiharjo Lr 4 No. 4 Makassar. Andra (15 thn) Kelas II IPA Juga di Jalan Urip Sumiharjo Makassar, Iksan (16 thn) SMA Wahyu Kelas II […]

PUISI BAGI SANG PENOLONG

syakhruddin

Tangis haru para orang tua Dari Pendaki Gunung Bawakaraeng Andra,Aldi, Iksan dan Ivan Kini tiba di pangkuan ibundanya Para penolong merasa bahagia Pengabdiannya yang tulus Semuanya dipersembahkan kepada Sang Khalik Menangislah dikau dalam tangis bahagia Relawan yang tak mengenal lelah Mereka bekerja dalam dinginnya malam Tebalnya kabut Bawakaraeng Kencangnya angin menerpa tubuh Semua dinikmati karena sebuah pengabdian Pengabdian tanpa publikasi […]