Foto Narsis

Entah mengapa mata ini enggan terpejam
Anganku selalu melayang ke seberang
Malam terasa senyap
Duhai gerangan sang penghuni pulau nan sepi
 
Adakah semilir angin membisikkan rinduku padamu ?
Atau lenguhan burung malam yang pasrah dalam kesunyian ?
Meski malam kian menua
Aku takkan beranjak dari tempatku
 
Kususuri setiap gambar dirimu
Setiap cerita yang membawaku serasa dekat denganmu
Setiap goresan hatimu dalam aksara
Kuhela nafas perlahan,
 
Hidup yang kuarungi bersamanya
Dalam balutan purnama yang berkepanjangan
Rajutan kasih yang tak terhitung waktu
Andai saja bintang gemintang kan terus bersama kembaraku
 
Kutak akan menutup layar kehidupan
Sebelum bertemu denganmu
Dalam gelayut rindu yang kian membeku
Di batas angan penantian
 
Oh rindu nan membelenggu kalbu
Sampaikan salam rinduku
Bersama semilir angin kotaku
Yang berhembus halus ke pangkuannya
 
Mangkasara,28 Januari 2013
 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>