Suasana Kota Makassar selama tiga hari berturut-turut, sejak tgl 23 s/d 25 Desember 2013 diguyur hujan lebat, beberapa daerah dilanda angin puting beliung, seperti Kab. Pangkep 34 buah rumah porak poranda, demikian halnya di Tana Bangka Kec.Bajeng Barat di Kab. Gowa mengalami nasib yang sama, 11 buah rumah diterbangkan atap rumahnya.

Kondisi banjir

Sejauh ini langkah penanganan dari Camat Bajeng Barat dan BPBD Gowa usdah dilakukan upaya pendataan dan pemberian bantuan darurat. Suasana Natal yang berlangsung sejak Selasa 24 Desember 2013 hingga puncak acara Natal Rabu 25 Desember 2015 hujanpun tak kunjung reda.

Akan tetapi semangat perayaan tetap semarak terlebih kondisi suasana kota yang relatif aman berkat kerja keras pihak keamanan yang didukung dengan TNI dan warga masyarakat. Di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros, juga mengalamimbeberapa penundaan penerbangan (deley).

Sejumlah penerbangan tidak berani melalukan kegiatan tinggal landas apalagi yang mau mendarat, akhirnya mengalihkan penerbangan ke Pulau Bali. Menteri Sosial Salim Seggaf Al-Jufri mengalami deley penerbangan pasca kegiatan puncak peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di Lapangan Karebosi Makassar, Sabtu 21 Desember 2013.

Saat itu kondisi cuaca boleh dikatakan masih bisa bersahabat, akan tetapi tiga hari belakangan ini, kondisi Makassar termasuk dalam kategori siaga satu. Di Lokasi yang selama ini menjadi langganan banjir, Seperti di Jalan Swadaya Dn Abdullah Dg Sirua, sudah mengungsi ke Mesjid atau tempat ketinggian yang dianggap aman.

Para anggota Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Sulawesi Selatan juga sudah mulai bersiaga dan membuka Dapur Umum Lapangan (Dumlap). Kita sangat berharap, semoga dengan kondisi alam seperti ini dapat cepat berlalu, apalagi pihak Balai Besar Meterologi Klimatologi dan Geofisikasi Wilayah IV Makassar, tak henti-hentinya mengeluarkan peringatan dini kepada para relawan tentang kondisi alam.

Dilaporkan bahwa citra radar menunjukkan, telah terjadi peningkatan aktifitas pembentukan awan hujan di Perairan Selat Makassar bagian selatan yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas lebat disertai guntur dan angin kencang dan diperkirakan akan menempuh wilayah Kabupaten Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Kabupaten Takalar dan sebahagian Jeneponto.

Kondisi ini juga tentu kurang menguntungkan bagi nelayan karena ketinggian ombak berada pada posisi antara 3 s/d 4 meter dan hal ini tidak  menguntungkan bila melaut, apalagi dua PLM sudah tenggelam di Perairan Kepulauan Selayar.

Namun suasana perayaan Natal tetap semarak, para warga masyarakat yang sedang merayakannya saling berkunjung kerumah keluarga, Natal tahun ini mengambil tema “Datanglah Raja Damai”, yang memiliki makna mendalam untuk senantiasa menjalin situasi kedamaian.

Sehingga tercipta kondisi yang membuat penghuni dunia, khususnya bagi kaum Nasrani, agar tercipta  Damai di langit, Damai di bumi dan Damai di hati, Selamat Natal kepada rekan-rekan TAGANA yang sedang merayakannya, Salamaki.

Salam Takzim,

website  : syakhruddin.com   SMS : 081 2424 5938

email 1  : syakhruddin@gmail.com   Pin BB : 2A2 FC 722

email 2  : syakhruddin@yahoo.co.id  Pin Android : 7BCE 92D9

HP Alternatif :  0878 4217 6989 –  HP.   0896 9526 7889

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>