kebakaranJago merah kembali mengamuk di Kota Makassar, kali ini menghanguskan 23 buah rumah 60 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Lokasi musibah di Jalan Nuri Lama Kecamatan Mariso, Jumat sore 23 Agustus 2013 salah seorang korban yang rumahnya terbakar adalah Sdr. Syarifa.Mantan bendahara pada Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan dan saat ini sedang mengungsi ke masjid terdekat yang berada dekat lokasi kebakaran. Informasi yang beredar menyebutkan, sumber api berasal rumah kediaman Daeng Nai (34 thn), konon Daeng Nai sedang memasak dengan kayu bakar.

Karena tak betah menunggu periuk menanak nasi akhirnya merambat ke bagian dapurnya hingga membakar tabung gas dan turut meledak. Armada Damkar (Pemadan Kebakaran) yang tiba di lokasi tidak dapat mendekati titik api akibat lautan manusia.

Kehadiran warga yang membaur dengan korban kebakaran yang sedang panik, membuat armada Damkar hanya meraung-raung di jalan tanpa bisa menjangkau ke titik api. Nanti setelah di halau pihak Kepolisian barulah armada Damkar berhasil menguasai keadaan setelah dua jam melawan si jago merah. Angin yang bertiup kencang memudahkan si jago merah melahap kawasan yang padat penduduk dan lokasinya berdekatan dengan Kompleks Brimob di Jalan K.S.Tubun Makassar.

Menurut Kepala Damkar Kota Makassar, Imran Samad yang merupakan kakak kandung Ketua KPK, Abraham Samad peristiwa ini merupakan kebakaran yang ke-12 selama tahun 2013. Upaya pemadaman api yang berkobar, didukung pula oleh water canon milik Polda Sulselbar dan bantuan air dari mobil PDAM Makassar yang tiba di lokasi kebakaran.

Di tengah kepanikan warga, oknum pencuri juga memanfaatkan kesempatan untuk mencuri barang elektronik. Siska salah seorang korban kebakaran kehilangan dua buah televisi, demikian halnya dengan Andi Fadlan, anak kandung Andi Zaenuddin Djuha juga meradang karena kamera digital kesayangannya juga di bawa maling.

Perisitiwa kebakaran yang terjadi sebelumnya, masing-masing kebakaran di Jalan Bau Mangga Panakukkang, satu rumah toko (ruko) berlantai tiga ludes terbakar. Sementara pada dini hari Kamis (22/8) kebakaran juga terjadi di Jalan Tupai di belakang RS. Labuang Baji mengakibagkan 7 buah lapak yang menjual pakaian bekas atau cakar, ludes dilahap si jago merah akibat arus pendek

Semoga dari rangkaian insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi warga Kota Makassar yang akan melakukan Pilwalkot tanggal 18 September 2013. Untuk tetap waspada terhadap api yang di waktu kecil menjadi sahabat setelah membesar menjadi musuh bersama, salamaki.

Salam Takzim,

www.syakhruddin.com
email : syakhruddin@gmail.com
email : syakhruddin@yahoo.co.id
SMS : 081 2424 5938 PIN 2A2 FC 722

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>