Sesungguhnya sholatku, hidup dan matiku hanya kepada Allah semata, doa yang selalu dilantunkan pada setiap sholat, menunjukkan kepasrahan seorang hamba.

Karena itu jangan pernah berfikir untuk menumpuk-numpuk harta benda, tetapi berbagilah, karena berbagi itu indah.
Demikianlah ketika, pada hari Senin 5/8 mantan ajudan Penulis yang kini sudah sepuh berkunjung ke rumah. “Di pintu masuk Penulis menyambutnya dengan riang. Setelah ceritera ngarol-ngidul.
Teristimewa saat menceriterakan pengalaman pertamanya melihat ibukota Jakarta, Ketika itu Penulis membawa ke Jakarta dan itu adalah kunjungan pertamanya sejak menjadi Pegawai Negeri Sipil, sebuah pengalaman yang amat terkesan sebelum memasuki masa pensiun.

Dahlan  dengan kondisi pernah terserang stroke ringan, kini sudah mulai bisa menggerakkan tangan kanannya bahkan sudah bisa naik motor, walaupun agak pelan sekali.

Ada keharuan saat ini menawarkan diri menjadi tukang cet di rumah kost yang baru Penulis bangun. Sebelum pamit masih sempat menyelipkan sesuatu untuk dipakai lebaran. Senyum manisnya masih seperti dulu, saat dia menjadi ajudan di Bidang Banjamsos Dinsos Prov.Sulsel.

Sejurus kemudian, Penulis melanjutkan tidur siang, sembari menanti saat Ashar. Namun  tiba-tiba sang pendamping membangunkan dari tempat tidur. Bangun…bangun, “Ada Ibu Yus bawa ayam kampung dan kain sutera untuk lebaran” tuturnya

Seakan tak percaya, begitu kontan Tuhan membalas dan mengganti apa yang telah diserahkan kepada sesama. Dan itulah yang semakin meyakinkanku, bahwa rajinlah berbagi kepada sesama, karena rejeki itu datangnya juga dari manusia.

Belum usai rasa syukur diucapkan, tiba-tiba datang Sdr, Salmia dari Cenrana Maros, adinda yang satu ini, dari jauh membawa kue tradisional Cenrana berupa “Baruasa” khas Cenrana  lengkap dengan “Madu Asli”

Menjelang Magrib tiba pula adinda Nanang alias Subhan, khusus datang untuk membenahi televisi,  ternyata setelah diperiksa, hanya karena stop kontaknya tidak rapat, akhirnya kami buka bersama di beranda kanan rumah kediaman, seraya menatap rumah kost yang sekarang dalam proses finishing.


Terlepas dari itu semua, maka kembali kita bisa merenungkan ceramah-ceramah agama di setiap pelaksanaan tarwih. Betapa kemuliaan dan kebahagian manakala kita bisa berbagi kepada sesama, sebagaimana anjuran ayat di awal tulisan.

Semoga momentum bulan suci ramadan, yang mengajarkan kepada kita semua sebagai hamba pengikut Nabiullah Muhammad SAW. untuk selalu memberi, termasuk bagaimana menunaikan zakat fitrah, zakat harta maupun sumbangan sukarela tanpa tekanan (Susutante).
Sehingga si miskin dapat merasakan nikmatnya berhari raya Idul fitri, yang menurut penetapan Pengurus Besar Muhammadiyah, jatuh pada Hari Kamis 8 Agustus 2013  dimeriahkan dengan malam takbiran sebagai lambang kemenangan melawan hawa nafsu, salamaki.

www.syakhruddin.com
email : syakhruddin@gmail.com
email : syakhruddin@yahoo.co.id
SMS : 081 2424 5938 PIN 2A2 FC 722

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>