Kesehatan merupakan rakhmat yang tak ternilai harganya, akan tetapi terkadang manusia sering lupa mensyukurinya. Nanti kita sadari setelah penyakit menyerang, sebagaimana yang melanda beberapa jamaah yang terserang batuk di saat berpuasa termasuk Penulis. 
Memasuki hari ke 12 Ramadan 1434 H, kembali gatal tenggerokan bergelora yang melahirkan batuk dan sangat gatal. Berbagai upaya dilakukan seperti ke dokter praktek, membawa air hangat dengan botol aqua kecil, ketika menuju mesjid, khususnya pada saat sholat isya dan tarawih, sehingga dapat mencegah gatalnya tenggorokan. 

Hal itu terus dilakukan dan alhamdulillah, batuk yang juga melanda Penulis, sedikit demi sedikit dapat teratasi. Dari referensi yang ada menunjukkan, bahwa gatal di tenggorokan kadang bisa sampai membuat seseorang merasa stres ketika sulit sekali untuk diobati atau diatasi. 

Tapi ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Konon upaya yang dilakukan dengan kondisi tenggorokan yang gatal, bisa menyebabkan batuk, atau kadang kedua hal ini bisa terjadi secara bersama-sama yang disebabkan oleh berbagai penyakit atau kondisi kesehatan. 
Untuk mengetahui apa yang menyebabkan kondisi tersebut sehingga seseorang tahu apa yang harus dilakukannya untuk meringankan gatal yang muncul, boleh jadi disebabkan alergi lingkungan, batuk pilek, alergi makanan, asma, infeksi di saluran pernapasan, iritasi akibat lingkungan seperti debu atau udara kering. 
Upaya yang  bisa dilakukan  jika gatal tenggorokan yang dialami disertai dengan kesulitan bernapas maka sebaiknya tetap dilakukan konsultasi dokter, karena ada kemungkinan tanda-tanda reaksi alergi anafilaksis yang bisa mengancam jiwa. 
Namun jika hanya tenggorokan gatal saja, maka ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, seperti dikutip dari Timesofindia, Jumat (24/8/2012) disarankan untuk, minum madu, karena madu terbukti efektif menjadi obat alami untuk sakit tenggorokan. 
Madu yang dikonsumsi bersama dengan teh jahe bisa lebih membantu. Kedua, bawalah permen pelega tenggorokan, mengonsumsi permen bisa membantu mengeluarkan air liur sehingga mengurangi kekeringan serta gatal yang muncul di tenggorokan. Ketiga, berkumur dengan air garam, buatlah air hangat yang ditambahi sedikit garam lalu berkumur-kumur sebelum tidur. 
Keempat, jika sedang musim dingin cobalah menggunakan pelembab udara, karena jika lingkungan lembab bisa memicu gatal di tenggorokan. Selain itu semua, maka doa-doa malam terus ditingkatkan, karena sesungguhnya berbagai jenis penyakit pasti ada obatnya dan kepada-Nya kita senantiasa mengharapkan ridha-Nya, agar penyakit yang menyerang kita, dapat segera teratasi. 
Kepada jamaah masjid yang sedang melaksanakan puasa dan mengalami batuk-batuk, hendaknya semua ini diterima secara ikhlas, karena sesungguhnya semua itu adalah proses pembersihan diri menuju kearah hidup yang lebih sehat dan sekaligus peringatan untuk senatiasa waspada dalam menikmati makanan yang masuk melewati tenggerokan, salamaki. 
Salam Takzim, 
www.syakhruddin.com 
email : syakhruddin@gmail.com 
email :syakhruddin@yahoo.co.id

SMS : 081 2424 5938 PIN 2A2 FC 722

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>