Mentari Berselimut Mega

syakhruddin
Read Time23 Second
Kokoh ayam membangunkanku dari pembaringan
Kubergegas menuju Masjid
Bersujud pasrah di keharibaan kuasanya
Tuhanku, engkaulah tempatku mengharap
Di belahan dunia sana
Engkau telungkup menahan rindu
Mengharap mega bergeser
Agar mentari bersinar terang
Sabda alam berkisah lain
Mega tetap membelenggu mentari
Agar jagat raya mafhum
Kalau mega pun bisa membingkai
Jangan bonzai naluri
Jangan kurung imajinasiku
Karena takdir menghendaki
Menemuimu dalam makna yang tak terkatakan
Kupersembahkan buat yang terkasih
Makassar, 10 Maret 2013
www.syakhruddin.com
SMS 081 2424 5938 PIN 2A2 7F 722
email : syakh@tabloidbawakaraeng.com  
0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tangis Yang Tersandung

Sunyi mendera sukma Di saat dirimu tak mampu mendengar titah Engkau tak memahami keinginanku Walau itu permintaan yang wajar Engkau menuduhku kini pemarah Engkau tak merasakan derita batin Tapi kenapa baru sekarang berubah Mengumbar amarah dan menyalahkanku Diam adalah solusi Diam adalah pemberontakan Diam adalah manifesto kejengkelan Diam berarti matinya idealism Untuk apa bersolek ria Untuk apa mengumbar senyum Kalau […]