Banjir dan Puting Beliung Mengepung Sulsel 19 Meninggal

Hujan deras yang melanda Provinsi Sulawesi Selatan sejak 1 s/d 8 Januari 2013 mengakibatkan 14 kabupaten/kota mengalami berbagai musibah, mulai banjir, angin puting beliung, tanah longsor dan abrasi pantai mengakibatkan warga mengalami kerugian harta benda dan 17 orang meninggal dunia,masing-masing 

Kota Makassar Nasrullah (15 thn), Fery (40 thn) Kab. Maros Arsyad,Duli alias Ical (35 thn), Entri (14 thn),Suada 70 (thn), Suri (60 Thn) Kab. Pangkep H.Bennu (90 thn), Busran (40 thn), Kab. Barru Andi Semmang (55 thn), Kab.Gowa Ismail (18 thn),Ilham (15 thn) Daeng Sitaba (30 thn), 

Kab. Jeneponto Yulianto (18 thn) dan Tono (30 thn) keduanya terseret banjir, Kab. Wajo an. Kallesong (60 thn) serta Dg. Marang (37 thn) di Kabupaten Bantaeng akibat putting beliung yang terjadi, Senin, 7 Januari 2013, termasuk satu orang yang meninggal di Desa Leppangan Kec. Patampanua akibat dampak dari anging putting beliung yang terjadi 8 Januari 2013.


Tim Pengendalian Operasi Penanganan Bencana Provinsi Sulawesi Selatan dibawah koordinasi langsung Wakil Gubernur Sulawesi Selatan mengunjungi Kab. Maros dan mengunjungi lokasi banjir di Kota Makassar dan menggunakan helikopter meninjau dari udara.

Serta menyerahkan bantuan langsung kepada Pemerintah Kab. Maros dana sebesar Rp 15 juta rupiah dan barang berupa indomie, sarden, makanan siap saji, saos, kecap, sarung, baju kaos, kitware, footware dan family kit.


Sementara itu untuk mendukung kegiatan di lapangan, tim pengendali di dukung tim ORARIDA (Organisasi Radio Amatir) Sulawesi Selatan dibawah koordinasi tim CORE (Communication and Resque) pada jalur frekwensi165.200 beranggotakan Kaharuddin YC8HKD, Bambang Triwntoro YC8BBH dan Andi Hidayat YC8HDY.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *