Bentor Nekad

Sebuah  becak motor (bentor) sedang melaju dari arah Pasar Pa-Baeng-Baeng lalu berbelok ke jalur Andi Tonro, terbalik dan mengeluarkan suara seperti ada tabrakan.

Jamaah Masjid Al-Abrar yang baru pulang dari Sholat Subuh 26 November 2012, tiba-tiba dikagetkan dengan suara “breaaaak”  para jamaah yang terdiri dari Haji Nai, Haji Yusuf, Pak Edy, H. Yade Rate dan jamaah lainnya segera membantu.
Ternyata becak motor yang melaju tadi, terbalik saat berbelok, dua orang penumpang wanita terlempar dan seorang diantaranya tertindis jok bentor.
Akhirnya jamaah yang rata-rata pensiunan dan merupakan jamaah tetap Al-Abrar, membantu mengangkat  becak seperti posisi semula, mengumpulkan barang yang terlempar termasuk helm yang berwarna biru.

Tidak diketahui identitas pengemudi namun di sinyalir kalau penumpangnya itu adalah anggota keluarganya, karena tidak ada juga protes setelah mereka mendapat bantuan dari jamaah.
Beruntung pada saat belok, tidak ada mobil yang melintas, padahal jalur ini terbilang ramai setiap subuh hari. Setelah di giring ke pinggir jalan, Bentor tersebut kembali di stater oleh pengemudinya, lalu menaikkan penumpangnya yang mengeluh sakit pinggang akibat tertindis jok,.
Sang pengemudi Bentorpun melanjutkan perjalanan tanpa pernah mengucapkan terima kasih, selamat jalan jangan lagi nekad mengemudi,karena dapat mencelakakan orang lain.

Pengalaman di subuh hari
Senin 26 November 2012

syakhruddin

Syakhruddin seorang pekerja sosial (Social Worker Generalis) yang mengabdikan diri untuk kesejahteraan masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.