Warga yang bermukim di kawasan lahan sengketa di Jalan HM. Patompo Kecamatan Mariso Kota Makassar, Jumat 12 Oktober 2012 tiba-tiba di serang oleh preman bayaran dari pihak GMTD (Gowa Makassar Tourism Development).

Warga yang tengah beribadah itu, tiba-tiba mendapat serangan mendadak, akibatnya sebuah rumah warga dibakar dan 61 buah motor hangus terbakar, selain milik preman juga diantaranya terdapat motor tukang yang sedang mengais rejeki dengan bekerja sebagai buruh di lokasi tersebut, bahkan ada yang masih dalam tahap cicilan.
Kondisi bentrok warga dengan preman itu masih berlanjut di Sabtu 13 Oktober 2012 sehingga warga yang sering melalui jalur tersebut kini selalu was-was karena khawatir mendapat serangan mendadak, apalagi warga saat ini tengah mempersenjatai diri, baik itu batu, senjata tajam maupun senjata rakitan berupa papporo.
Untuk mencegah terulangnya peristiwa di lahan sengketa ini, maka pihak Polsek Mariso menempatkan personil untuk berjaga selama 24 jam, tutur Kombes Pol. Erwin Triwanto (Kapoltabes Makassar) . 
Berbagai lahan yang sudah dikuasai GMTD saat ini sudah dibangun, baik perumahan, sekolah maupun rumah sakit termasuk arena hiburan keluarga berupa sarana permandian di Pantai Akkarena Tanjung Bunga, bagaimana kelanjutan kasus ini, kita nantikan perkembangan lebih lanjut.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>