Minggu Pagi Di Taman Macan


Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat, sebuah pesan moral yang dulu selalu didengungkan di kalangan para olahragawan, hanya saja dewasa ini, sering kita jumpai, di dalam diri yang sehat terdapat jiwa yang merana, kenapa demikian ??? jawabannya karena manusia sudah jauh dari Sang Khalik. 

Terlepas dari adagium di atas, maka pada subuh Minggu 16 September 2012, Penulis menyempatkan diri untuk berolah raga di Taman Segi Tiga Jalan Slamet Riyadi Makassar yang lebih terkenal dengan sebutan Taman Macan. Kenapa di sebut Taman Macan ???, karena di tempat ini, oleh para pejuang yang tergabung dalam Kelasykaran Harimau Sulawesi Selatan membangun monumen yang diprakarsai Bapak Andi Sose dan diresmikan Menko Kesra saat dijabat oleh Bapak Surono.

Disini warga Kota Makassar dari berbagai tingkatan, anak-anak kecil, remaja, anak muda, para pegawai, ibu hamil maupun lanjut usia tumpah ruah memenuhi taman sambil jalan kaki, ada juga ibu rumah tangga yang membawa serta anaknya dengan memakai sepeda mini, pendek kata, Taman Macan adalah salah satu space publik yang menjadi dambaan warga kota Makassar untuk berolah raga.

Ada pula ungkapan bijak yang mengatakan, dimana banyak orang disitu ada pasar, rupanya hal ini dimanfaatkan oleh sekelompok anak muda yang kreatif, di salah satu bangku terdapat lima orang muda tengah menawarkan bubur kacang ijo dengan harga Rp 5.000,- (lima ribu rupiah) per gelas. Dalam sekejap, bubur kacang ijo yang sudah di kemas dalam gelas plastik habis terjual, apalagi masih panas suam-suam kuku. Fasilitas disini cukup lengkap, selain sarana olah raga untuk membakar lemak di pagi hari, juga tersedia WC Umum (Lavatory) yang dapat dimanfaatkan dengan baik.

Sekelompok Tauke (Cina) yang sudah berusia lanjut, juga berkumpul di salah satu sudut taman sambil menikmati kue baroncong (kue tradisonal) Makassar yang di bakar dengan kayu dengan bahan utama dari terigu. Dari pembicaraan mereka dalam Bahasa Mandarin yang totok, tidak terlepas dari suasana perdagangan dan sedikit tentang cara menjaga kesehatan di usia senja.

Kondisi di Taman ini memang masih dibutuhkan petugas untuk peningkatan kebersihan, apalagi sejumlah tegel yang sudah mulai terkelupas, sehingga Pemda Kota Makassar dibawah kepemimpinan Ilham Arif Sirajuddin, dituntut tanggungjawab untuk dapat meningkatkan layanan, kenyamanan serta  fasilitas umum yang sekaligus berfungsi sebagai paru-paru kota.

Ayo mari berolah raga di setiap minggu pagi agar badan tetap prima dan dapat menyelesaikan tugas dan tanggungjawab, dengan tubuh yang sehat maka beaya perawatan di rumah sakit maupun ongkos perawatan lainnya dapat dieleminir untuk kebutuhan lainnya, ayo kita senam karena dalam tubuh yang sehat terdapat fikiran dan ide yang cemerlang, salamaki.

syakhruddin

Syakhruddin seorang pekerja sosial (Social Worker Generalis) yang mengabdikan diri untuk kesejahteraan masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.