Cerpen Penantian

Bila saja SMS ini terbaca maka itu pertanda saya sudah berada dalam penerbangan kembali ke kampung halaman, demikian pesan singkat yang dikirim Dera kepada kekasihnya, sebelum meninggalkan Pulau Dewata Bali.

Keberadaan Dera di Pulau Dewata Bali atas undangan salah satu konsersium pariwisata yang memberinya kesempatan atas semua kerja keras yang dilakukan selama mengabdi di bidang kepariwisataan di daerahnya. 
Herman sang kekasih kebetulan bertugas di salah satu kesatuan di Kota Daeng, Herman telah lama menjalin asmara dengan Dera, akan tetapi dengan kesibukan masing-masing memaksa mereka berpisah tempat tugas, kedua memang sudah cukup lama memadu kasih, dan keluarga kedua belah pihak sudah saling mengenal satu sama lain.


Di Bali, Dera bersama beberapa rekan bule-nya menikmati panorama pantai yang dulunya gersang dan kita menjadi sebuah resort dengan tarif menginap terbilang mahal, terlebih lagi pantai yang dulunya gersang kini telah disulap menjadi pantai idaman dengan berbagai fasilitas yang bertarap internasional, Bali memang indah dan Bali merupakan sorga dunia.

Dera kini kembali ke kampung halaman dan selanjutnya akan mendapat tugas baru ke ujung barat Indonesia, di Medan adalah tempat pertemuan para penentu kebijakan di bidang kepariwisataan. Adalah sebuah keniscayaan, bilamana semua bidang wisata belum digarap secara profesional  maka orang lain akan memanfaatkan lahan-lahan yang tertidur.

Diperjalanan pulang Dera terus mengkhayalkan akan kondisi Herman yang beberapa minggu terakhir mengalami gangguan kesehatan karena penugasan dari kantornya yang sangat padat, Namun Herman sebagai pengabdi sejati, kondisi kesehatannya kadang tidak dihiraukan demi sebuah pengabdian kepada negara. Keduanuya kini saling berpisah tempat, namun jalinan asmara yang dibangun tetap selalu berada dalam PENANTIAN

Catatan akhir pekan, di tulis di Makassar 15 September 2012
Buat seseorang yang tengah menanti di persemayaman kasih

syakhruddin

Syakhruddin seorang pekerja sosial (Social Worker Generalis) yang mengabdikan diri untuk kesejahteraan masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.