Direktur PSKBA (Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam) Kementerian Sosial R.I. Drs. Moch Helmy,  di damping salah seorang stafnya, Sdr. Sigit Selasa malam (31/7) bincang lepas di lobby Hotel Clarion seusai sholat tarwih di Masjid Al-Muawanah Sosial. Perbincangan ini juga diikuti staf Rahman Saleh selaku pengelola kegiatan PSKBA pada Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan. Kehadiran Bapak Moch Helmy di Sulawesi Selatan masih dalam rangkaian penjajakan KSB (Kampung Siaga Bencana) berbasis masyarakat di Kabupaten Wajo. Selain itu juga memenuhi undangan DPRD Kabupaten Wajo dirangkaikan dengan buka bersama dengan Bupati Wajo di Sengkang tanggal 1 Agustus 2012.
Dalam bincang santai, dibahas sekitar pengadaan RPU (Radio Pancar Ulang) Tagana di Sulawesi Selatan. Ditegaskan, bahwa untuk penanganan bencana berbasis masyarakat diperlukan kecepatan komunikasi radio, maka dalam tahun anggaran 2012 melalui anggaran perubahan, pihaknya akan menyiapkan 7 (tujuh) lokasi stasiun pancar ulang (repiter) yang akan menjangkau 24 kab/kota di Sulawesi Selatan, bahkan untuk mendukung sukses dan kelancaran komunikasi radio dari lokasi bencan, disiapkan pula satu unit kendaraan komunikasi/refiter bergerak (Car Comunication Mobile) yang nantinya akan bergerak dalam kesempatan pertama ke lokasi bencana, kemudian dipancarluaskan kepada anggota Tagana di berbagai kab/kota. Dengan demikian kesempatan proses pemberian bantuan sesuai dengan kebutuhan dalam kondisi darurat dapat segera tertangani, terutama melalui konsep penanganan berbasis KSB (Kampung Siaga Bencana).
Agar informasi ini dapat tersaji dengan cepat, maka  akan disiapkan pula, satu unit handycam sehingga gambar dari lokasi dapat segera di kirim ke media televise untuk dipublikasikan melalui jaringan satelit yang tersedia. Lima provinsi yang menjadi lokasi ujicoba kendaraan komunikasi ini, masing-masing ditempatkan di Pusat Training Center Tagana di Sentul Jawa Barat, Markas Komando Tagana di Salemba, Tagana Provinsi Jawa Barat, Sumatera Barat dan Provinsi Sulawesi Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula tentang “Kendaraan WC umum bergerak, hal ini amat dibutuhkan karena diberbagai kegiatan, WC umum kadang menjadi kendala tersendiri, termasuk di lokasi pengungsian atau pada kegiatan yang sifatnya melibatkan Tagana dalam suatu kegiatan gladi lapang. Karena itu, kendaraan WC umum bergerak menjadi agenda prioritas di tahun 2013. Sementara itu, Bapak Helmy juga telah menyiapkan kapal cepat untuk kab/kota yang lokasinya memiliki potensi laut, seperti  di sekitar perairan Teluk Bone dan Kabaupaten Takalar, demikian halnya tangki air yang sangat urgent untuk menunjang Dapur Umum Lapangan.
Dikatakan untuk tahun 2012, pihaknya juga menyiapkan “Tenda Logistik“ dan penambahan RTU (Resque Tactical Unit) untuk lokasi yang tingkat kerawanannya tinggi termasuk di dalamnya pengadaan truk angkutan guna memudahkan pergerakan di lapangan, tutur Helmy seraya mengisap rokoknya dalam – dalam.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>