Si Jago Merah Mengamuk

syakhruddin
Read Time1 Minute, 34 Second
Si jago merah kembali mengamuk di Jalan Mallombasang Kelurahan Jongaya Kecamatan Tamalate Kota Makassar, Senin 6 Agustus 2012, di saat warga sedang melaksanakan buka puasa. Teriakan salah seorang warga yang sedang menjalankan ibadah puasa,  dikagetkan dengan bunyi letusan dari tabung gas yang meledak dari rumah salah seorang warga. Tim Reaksi Cepat (TRC) Tagana Sulsel dibawa koordinasi Sdr. Rakhmat, beranggotakan Kaharuddin (Geger), Daeng Kulle, Daeng Nassa dan Sdr. Igo yang menggunakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) tiba dilokasi disaat api tengah berkobar.
Tim Pemadam Kebakaran (PK) Kota Makassar menggerakkan sebelas buah armadanya, api dapat dikuasai setelah tiga jam si jago merah mengamuk di sekitar kawasan Mallombasang, dekat jalan inspeksi kanal. Petugas mengalami kesulitan untuk memadamkan api karena sumber api berada di kawasan padat penduduk dan sementara akses jalan yang sangat sempit, untuk menjangkau ke lokasi kebakaran, tim harus memiringkan badan saat sedang berpapasan, inilah yang membuat lambatnya penanganan korban.
Hasil investigasi sementara dari Tagana di lokasi menyebutkan, rumah kediaman milik  Mansur (47 thn), Dg Saha (60 thn), Mak Ongking (50 thn), Dg Limpo (50 thn), Dg. Gading (60 thn), Buyung (25 thn) Dg Ngai (70 thn) serta rumah kost milik Iskandar (60 thn) semuanya ludes seketika. Jumlah kerugian pada peristiwa tersebut kini tengah dihitung oleh pihak kelurahan dan korban untuk sementara menumpang di rumah tetangga, sebahagian lainnya mengungsi ke halaman RS. Haji Makassar. Hajjah Saidah perempuan paruh baya hanya dapat terisak menyaksikan kobaran si jago merah, sejumlah penyewa kost tidak dapat menyelamatkan harta benda mereka, peristiwa kebakaran ini merupakan yang ke-11 dalam dua bulan terakhir.
Menurut Rakhmat yang melapor ke Posko Induk Tagana melalui pesawat HT (Handy Talky), tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun timnya berhasil menyelamatkan seorang warga yang nyaris kena strom yang bertegangan tinggi, dua diantara warga yang mau menolong terkena goresan seng, ketiga korban dilarikan ke ruang gawat darurat di RS. Haji Makassar untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ana Pulang dengan Tangan Kosong

Ode Nurdia alias ANA (38 thn) warga Buton yang beralamat di Kendari, Senin (6/8) tiba di Makassar danmelaporkan diri pada Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan di Jalan A. P. Pettarani No. 59 Makassar. ANA merupakan deportan Malaysia, ia kembali setelah bekerja lima tahun tanpa gaji, ikhwal kepergiannya berawal di tahun 2006, Ana bekerja di Pasar Sentral di Makassar, selama dua […]