Bulan suci Ramadan merupakan bulan yang didalamnya dibagi tiga etafe, sepuluh hari pertama dikenal dengan malam penuh “Rakhmat” Malam kesebelas hingga malam ke-20 adalah malam “Maqfirah” selanjutnya sepuluh hari terakhir “ Ikkunminannaar” malam pengampunan bagi umat manusia. Walau kadang diakhir Ramadan ini umat manusia banyak menghabiskan waktu tidak di Masjid untuk berdiam diri (Ittikaf) tapi di “Mol-Mol” dan hal itu merupakan kerugian yang teramat besar.
Di hari kedua Ramadan 1433 H  iseng membuka internet setelah mengaji di ruang tamu, tampak iklan mobil Suzuki Ertiga yang di Lounching 22 April 2012, hasil besutan produksi Jepang yang dirakit di India dengan  berbagai warna dan variasi yang menggiurkan, seiiring dengan itu pembeli mobil hasil DUM juga telah dikantongi dananya walaupun masih tersisa puluhan juta karena baru bayar panjar, sembari menanti proses akhir dari Biro Aset dan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan.
Mengantisipasi masa pensiun dimana tidak ada lagi fasilitas kendaraan dinas, sehingga akan kesulitan manakala mengunjungi kerabat, acara perkawinan, kenduri bahkan acara keluarga lainnya seperti arisan maupun pergi mengajar, maka perlu segera diantisipasi hadirnya kendaraan baru yang dapat digunakan untuk mobilitas ke lokasi sasaran.
Adalah Suzuki Ertiga yang kini sedang naik daun menjadi inceran untuk dibeli, namun semua itu tergantung dari keikhlasan sang nyonya untuk membayar patokan harga dan tambahan dari berbagai sumber yang halalan tayyibah, semoga saja melalui varia Ramadan tahun ini akan menjadi kenyataan dan impian ini dapat terwujud, Insya Allah
Ramadan 1433 H walaupun pada awal penentuannya terjadi prahara, dimana Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1433 H jatuh pada hari Jumat 20 Juli 2012 namun Pemerintah melalui Kementerian Agama mengumumkan 1 Ramadan 1433 H jatuh pada hari Sabtu, 21 Juli 2012.
Sebuah kisruh di kalangan umat Islam yang selalu terjadi sepanjang usia hidup manusia, dan memang keduanya memiliki landasan yang sama hakikinya, ada yang harus melihat bulan (wujudul hilal) yang mayoritas dari Saudara kita yang berbasis di Organisasi NU (Nahdatul Ulama) akan tetapi pihak Muhammadiyah melalui perhitungan (Hisab) telah menentukan jauh hari sebelum memasuki bulan suci Ramadan 1433 H dengan menggunakan ilmu pengetahuan dan peralatan penunjang dapat menentukan hadirnya Hilal, sekalipun posisinya masih berada 1,9  derajat, di saat mentari sore menuju ke peraduannya di akhir bulan Syakhban 1433 H jatuh pada hari Jumat malam 20 Juli 2012,……… Selamat berpuasa   

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>