Pelatihan Tagana Di Lutim

     Asisten I Kantor Bupati Luwu Timur (Lutim), Jumat (15/6) membuka dengan resmi Pelatihan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Angkatan II diikuti 30 peserta utusan dari 11 kecamatan, bertempat di Hotel Sikumbang Center, Jalan Poros Trans Sulawesi di Kecamatan Tomoni Kabupaten Luwu Timur.




     Tim instruktur dari Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan, masing-masing Koordinator Tagana Sulsel, Hamsi, Hasran Rate dan Ir.Rahmat Rahim tiba di Tomoni-Luwu Timur, Kamis (14/6) dan mengikuti acara pembukaan. 

      Diawali dengan laporan Ketua Panitia, M. Rais dihadiri pula staf ahli Kantor Bupati Luwu Timur, Danramil Tomoni, para tokoh masyarakat serta anggota Tagana Angkatan I dibawah koordinasi Sdr. Joni, Kepala Seksi Bencana dan Bantuan Sosial.


     Kepala Bidang Banjamsos Luwu Timur, Drs.Sukarti mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk mengembangkan penanganan bencana di daerahnya bersama para TAGANA baik sebelum bencana, tanggap darurat mupun pascabencana, karena itu, Sukarti berharap agar dalam APBD mendatang pendanaan untuk peningkatan kapasitas Tagana dapat terwujud.

     Sementara itu, Ketua DPRD Luwu Timur, Drs.Syakawi A.Hamid mengatakan, kehadiran Tagana di Luwu sangat dibutuhkan karena itu, pihaknya akan mengalokasikan anggaran untuk pembinaan dan pengembangan Tagana Luwu Timur ke depan.




     Dihari kedua, anggota instruktur di ajak kerumah kediaman orang tua Saudara Joni untuk menikmati makanan khas Mangkutana berupa “Dangkot” yang bahan bakunya berupa itik yang dipotong kecil dicampur dengan sambel yang pedas. Aroma yang khas itu merangsang selera makan termasuk “Lammang” atau nasi yang dibakar dengan media bambu muda. Itupun belum lengkap kalau tidak dicicipi air niru yang beraroma khas dan masyarakat lokal menyebutnya “Ballo Tene”.

      Seusai santap malam dilanjutkan acara “Maddero” sebuah kesenian khas yang ditampilkan setelah acara pesta  panen maupun pada saat penyambutan tamu-tamu terhormat.

     Acara Maddero  ini juga sebagai sarana untuk bertemu sang kekasih, karena di acara dero ini tua-muda ikut berdansa ria sampai pagi. Pada sesi acara “Maddero” Tim Istruktur tak mau ketinggalan berperan serta dan menjadi Tamu kehormatan pada acara tersebut.

     Itu dirasakan oleh Sdr. Ir. Rahmat ditengah-tengah gadis cantik di Tomoni, begitu juga dengan di kawasan Pakatan, Sdr. Hamsi ikut mengambil bagian aktif. Mereka yang berada dalam lingkaran baik laki-laki maupun perempuan bersatu padu dalam acara “Maddero Sampai Pagi”


      Menjelang hari ketiga, dua orang anggota tim kembali ke Makassar dan dua lainnya masih tetap tinggal hingga acara akan ditutup dengan resmi oleh Kepala Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Luwu Timur.

syakhruddin

Syakhruddin seorang pekerja sosial (Social Worker Generalis) yang mengabdikan diri untuk kesejahteraan masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.