Sulsel Dapat 52 Lokasi KS

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kementerian Sosial R.I. menetapkan 11 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan yang akan menerima program Keserasian Sosial (KS) berbasis masyarakat tahun 2012. 

Kabupaten/Kota yang telah ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direktur PSKBS Nomor 36/SK/LJS.PSKBS.KSN/IV/2012 tanggal April 2012, masing-masing, Kabupaten Sinjai 5 (lima) lokasi yaitu Kecamatan Sinjai Timur Desa Kampala, Kecamatan Sinjai Tengah Desa Mattunreng Tallua, Kecamatan Bulu Podo Desa Duampanue, Kecamatan Sinjai Selatan Desa Aska dan Kecamatan TallulimpoE Desa Samaturu, kegiatan ini memanfatkan dana sharing APBD Kabupaten Sinjai.

Berikutnya Kabupaten Jeneponto 4 (Empat) lokasi meliputi Kecamatan Bangkala Desa Kapita yang merupakan desa tertinggal dan termiskin di Provinsi Sulawesi Selatan, Kecamatan Tamalatea Desa Turatea, Kecamatan Binamu Desa Empoang Utara dan Kecamatan Kelara Kelurahan Tolo Timur.
Kabupaten Bone hanya mendapatkan 2 (dua) lokasi, Kabupaten ini tidak menghadiri undangan Direktur PSKBS di Bandung Jawa Barat pada saat akan dilakukan penetapan alokasi, adapun lokasi yang dimaksud Kecamatan Awangpone esa Latekko dan Kecamatan Tanete desa Mamajang.
Selanjutnya Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) meliputi Kecamatan Bungoro Desa Sapanang, Kecamatan Pangkajene Desa Mappasaile, Kecamatan Labakkang Desa Batara & Desa Bontomanai, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara Desa Mattiro Bone Bontosua dan Kecamatan Tupabbiring Selatan Desa Mattiro Baji.
Selanjutnya Kabupaten Enrekang mendapatkan 10 lokasi, Kabupaten ini merupakan kabupaten yang terbanyak mendapatkan alokasi KS (Keserasian Sosial) dengan rincian, Kecamatan Enrekang Desa Pusseren dan Desa Lewaja, Kecamatan Maiwa Desa Botto Mallangga dan Desa Matajang Kecamatan Alla Desa Kalosi, Kecamatan Curio Desa Mekkala, Kecamatan Baraka Desa Banti dan Desa Parinding, Kecamatan Buntubatu Desa Buntumondong dan Kecamatan Maiwa Desa Mangkawani.
Berikutnya Kabupaten Luwu 4 (empat) lokasi meliputi Kecamatan Larompong Selatan Desa Dadeko, Kecamatan Larompong Desa Rante alang & Desa Lumaring, Kecamatan Bua Desa Lare-lare. Selain itu Kota Palopo tahun ini mendapat alokasi sebanyak 6 (Enam) lokasi meliputi, Kecamatan Telluwanua Desa Sumarambu, Desa Maroangin dan Desa Jaya, Kecamatan Wara Utara Desa Sabbangparu dan Desa Luminda terakhir Kecamatan Bora Desa Buntu Datu.
Adapun Kecamatan Luwu Utara mendapat  2(dua) lokasi masing-masing Kecamatan Masamba Desa Kemiri dan Kecamatan Baebunta Desa Sosso, sementara untuk Kabupaten Luwu Timur juga mendapatkan 2(dua) alokasi yaitu Kecamatan Tomini Des Bayonda dan Kecamatan Mangkutana Desa Wonorejo.
Khusus di kawasan wisata Kabupaten Tana Toraja yang merupakan kabupaten induk sebelum berpisah dengan Kabupaten Toraja Utara, mendapatkan 4 (Empat) lokasi masing-masing Kecamatan Makale Desa Tondon Mamullu, Kecamatan Makale Selatan Desa/Lembang Randan Batu, Kecamatan Malimbong Balepa Desa/Lembang Kole Bare Batu dan Kecamatan Saluputi Desa/Lembang Rua Tulak Langi.
Sementara itu Kabupaten Wajo yang menggunakan dana sharing APBD mendapatkan alokasi 7 (tujuh) masing-masing, Kecamatan Pitumpanua Desa Batu, Kecamatan Sajoanging Desa Alewadeng dan Desa Salubolu, Kecamatan GIlireng Desa Polewali, Kecamatan Maniangpajo Kelurahan Tangkoli, Kecamatan Tanastolo Kelurahan Mappadello serta Kecamatan Sabbang Paru Desa Ugi.  Dengan pengalokasian ini maka Provinsi Sulawesi Selatan dalam tahun anggaran 2012 beralokasi pada 11 kabupaten/kota, 43 kecamatan, 52 desa/kelurahan  di dukung 26 pendamping keserasian sosial.
Direktur PSKBS Kementerian Sosial R.I. Prof.DR.Syahabuddin,M.Ag  NIP 1967 0210  1995 02  1  001 mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan kegiatan monitoring KS tahun 2012 sekaligus pelatihan para pendamping pada 11 kabupaten/kota se-Sulawesi SelataN

syakhruddin

Syakhruddin seorang pekerja sosial (Social Worker Generalis) yang mengabdikan diri untuk kesejahteraan masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.