Direktorat PSKBA Lakukan Verifikasi

Kementerian Sosial R.I. kembali menugaskan 4 (4mpat) pejabatnya dari Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) untuk melakukan verifikasi, penilaian dan seleksi kebutuhan bantuan korban bencana alam di Kabupaten Maros, Pangkep, Gowa dan Takalar dari tanggal 13 s/d 16 April 2012.  

Di Kabupaten Gowa, tim di pimpin Abd. Rahman Saleh dengan anggota Bapak Hernalom Napitupulu,SH РKasubdit Pemulihan & Penguatan Sosial Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam bersama Siti Rodayah,S.ST. 


Sementara untuk Kabupaten Maros dipandu pendamping Wahidah,S.IP,M.Sc bersama petugas pusat Etty Sofiati,B.Sw Kepala Seksi Kerjasama Pemerintah dan Sigit Pranoto,SE Kepala Seksi Pemulihan Sosial pada Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam.
Selama berada di Makassar anggota tim akan melakukan kebutuhan bagi korban bencana untuk selanjutnya mendapatkan bantuan langsung dari Kementerian Sosial berupa kebutuhan BBR (Bahan Bangunan Rumah) dan biaya perbaikan rumah, selanjutnya secara bergotong royong membangun rumah bersama Peserta Kemah Bhakti TAGANA Kawasan Timur Indonesia yang akan berlangsung pertengahan bulan Mei mendatang di Benteng Somba Opu Makassar.
Kegiatan ini merupakan rangkaian pemulihan sosial terhadap korban angin putting beliung yang terjadi 19 Maret 2012  mengakaibatkan 15 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan mengalami puting beliung dan warga mengalami musibah, mengakibatkan kerugian cukup besar termasuk dua daerah paling parah yaitu Kabupaten Kepulauan Selayar dan Kabupaten Wajo.
Khusus Kabupaten Kepulauan Selayar pihak Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Tagana Sulsel telah mengirimkan bahan bantuan melalui truk diantar langsung ke ibukota Kabupaten Kepulauan Selayar di Benteng.

syakhruddin

Syakhruddin seorang pekerja sosial (Social Worker Generalis) yang mengabdikan diri untuk kesejahteraan masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.