Rencana perjalanan Provinsi Jawa Barat dengan julukan Bandung Lautan Api, tanggal 10 s/d 14 April 2012 untuk perhelatan Pemantapan Petugas Keserasian Sosial harus kandas karena tugas yang bersamaan.
Pada saat dan tanggal yang sama, Menteri Sosial R.I. bersama sejumlah direktur dalam jajaran Ditjen Perlinjamsos akan hadir di Hotel Clarion Makassar untuk kegiatan RAKORNAS PKH (Rapat Koordinasi Nasional Program Keluarga Harapan) tahun 2012.
Sejak awal surat panggilan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS), Prof.Dr.Syahabuddin,M.Ag yang bertanggal 28 Maret 2012, sudah ada kekhawatiran untuk tidak hadir karena jabatan Kabid Banjamsos amat strategis dalam pertemuan tersebut, terlebih para tamu undangan telah berdatangan pada 9 Maret 2012 di Kota Anging Mammiri, sehingga akan terasa hampa bilamana sang tamu datang dan tuan rumahnya ada di Bandung.
Dengan pertimbangan pelayanan dan himbauan dari Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), Drs. Moch. Helmi agar fokus dalam pelayanan kedatangan Mensos dan koordinasi para Bupati/Walikota yang akan melakukan dialog memerlukan persiapan rapih, sehingga disarankan untuk tidak meninggalkan Makassar selama bulan April 2012.
Terkait dengan pelaksanaan Pemantapan Petugas Keserasian Sosial maka ditunjuk pengelola kegiatan atas nama Djassaria,S.H. akan membawa rombongan para kepala bidang (Kabid) dari Kabupaten Luwu Timur, Palopo, Tana Toraja, Jeneponto, Luwu, Luwu Utara, Bone, Pangkep, Enrekang dan Wajo .

Sementara itu untuk kepentingan Rapat Koordinasi Nasional Program Keluarga Harapan (PKH) diikuti 13 provinsi dan konsultasi dengan Menteri Sosial DR. Salim Seggaf Al-Jufri bersama 15 Bupati/Walikota yang daerahnya terserang angin puting beliung pada tanggal 19 Maret 2012 lalu.
Daerah-daerah yang menjadi lintasan puting beliung yang terparah Kabupaten Selayar, menyusul Bantaeng, Takalar, Gowa, Maros, Pangkep, Barru, Pinrang, Wajo, Sidrap, Enrekang, Bone, Kota Makassar, Kota Parepare dan Kabupaten Luwu.
Melihat besarnya bobot tanggungjawab yang memerlukan penataan yang apik maka kunjungan ke Parahiyangan terpaksa harus tertunda dan member kesempatan kepada staf untuk mewakili diriku.
Ada nuansa sedih berbalur kehampaan namun coba kutebas dengan jawaban, ini tanggungjawab jabatan, sebagai Panglima Tagana Kawasan Timur harus tetap pada posisi di saat Pak Mensos ada di markasnya, dan penugasan yang membutuhkan koordinasi tinggi harus tuntas dalam kesempatan pertama, intinya, Pantang Tugas Tidak Tuntas.
Belum selesai penugasan Rakornas PKH Tahun 2012 kini menanti penugasan lainnya berupa, Kemah Bakti Tagana Kawasan Timur Indonesia yang diikuti 10 provinsi termasuk Provinsi Jawa Barat yang akan berkunjung ke Kota Makassar, dalam rangka kemah bakti sekaligus memperbaiki rumah-rumah yang dilanda putting beliung.
Benteng Somba Opu yang merupakan kawasan rumah-rumah adat akan menjadi lokasi perkemahan dan utusan dari 10 provinsi akan menempati lokasi tersebut sekaligus menjadi ajang kegiatan promosi wisata khususnya terhadap sarang burung kerjasama dengan investor nasional yang kini kembali mendandani Benteng Somba Opu sebagai salah satu cagar budaya dari zaman keemasan Kerajaan Gowa di masa lampau, Parahiyangan ……maafkan daku, tapi kelak ku akan hadir dalam penugasan yang berbeda, wassalam.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>