Puting beliung kembali menunjukkan keperkasaannya, dan memporakporandakan Provinsi Sulawesi Selatan, akibatnya 11 kabupaten mengalami kerugian akibat dahsyatnya puting beliung yang berlangsung singkat pada hari Senin malam, 19 Maret 2012 yang bervariasi di beberapa daerah antara Pukul 21.00 s/d 22.00 Wita.


Daerah-daerah yang sudah melapor yang pertama kali Kabupaten Selayar (1.303 buah rumah) yang berlangsung dua hari sebelumnya tepatnya, Jumat 16 Maret 2012 menyusul laporan Tagana dari masing-masing Kabupaten seperti, Kabupaten Takalar (15 buah) rumah, Kabupaten Maros, Pangkep (208 buah rumah), Barru (52 buah rumah dan 1 meninggal), Pinrang (58 buah rumah), Wajo (473 buah rumah) ,Sidrap (237 buah dan satu meninggal dunia), ini merupakan musibah kedua setelah Kelurahan Wette Kecamatan Panca Lautang, menyusul Kabupaten Enrekang (53 buah rumah) serta Kabupaten Bantaeng, bahkan yang disebut terakhir ini mendapatkan juga bencana berupa abrasi pantai dan menghantam 6 buah rumah penduduk di Desa Pajjukukang terakhir Kabupaten Gowa merusak 94 rumah dengan kerugian Rp 500 juta rupiah)

Tim Reaksi Cepat Dinas Sosial Sulsel, telah meluncur ke Kabupaten/Kota untuk melakukan pendataan dan kebutuhan korban dan sementara waktu bantuan dari gudang-gudang di Kabupaten/kota sudah mulai disalurkan terutama tenda biru dan kebutuhan lainnya, demikian halnya dengan Tagana yang ada di kabupaten/kota saat ini sedang melakukan pendataan di lapangan agar terdapat data kesamaan data agar memudahkan penyaluran bantuan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>