Menjelang tutup tahun 1432 H, tepatnya tanggal 26 November 2011 sekitar Pukul 14.20 Wita, puting beliung mengamuk di Kabupaten Gowa. Empat lokasi yang berbeda menjadi sasaran, masing-masing Kelurahan Tombolo, Batang Kaluku, Paccinongan dan Bonto Kamase, termasuk rumah ananda Lisnawaty Hamdy di Kompleks Perumahan Andi Tonro Kabupaten Gowa, bersama 200 rumah penduduk  lainnya mengalami kerusakan dan hingga saat ini masih dalam proses pendataan.

Musibah bencana yang terjadi di penghujung tahun 1432 H, menurut laporan sementara mengakibatkan 15 orang mengalami luka, 6 orang di rapat di rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kallong Tala Kabupaten  Gowa dan satu orang meninggal dunia karena disambar petir.

Pemerintah Daerah Kabupaten Gowa belum mengambil langkah-langkah penanganan, teman-teman relawan yang kebetuulan rumahnya di Kabupaten Gowa secara acak melaporkan perkembangan melalui pesan singkat,sebagaimana data yang telah diserahkan diatas.
Rumah Lisnawaty Hamdi Terbongkar

Rumah anak saya, Lisnawaty Hamdi yang bealamat di kompleks Perumahan Andi Tonro Permai No. 8/15 terbongkar bagian atapnya. Karena berbahan bakar Asbes tidak seperti dengan rumah di tetangganya, yang seng rumahnya melayang di terpa angin, sementara rumah Lisna ambrol dan mengenai plafom rumahnya, akibatnya untuk sementara mengungsi ke rumah adiknya Syawal Agus Sentosa Daeng Nai di kompleks Perumahan PLN Minasa Upa Blok C Makassar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>