Ita Sahabatku

Berawal dari perkenalan singkat ketika bertugas di lokasi bencana Merapi di Yogyakarta. Kami bertemu dengan dalam suatu pertemuan yang dipimpin Panglima Tagana Indonesia, Andi Hanindito bersama crew yang mendampingi di lokasi pengabdian. Ini ITA dari Jawa Timur, kata Pak Andi, dan ini Syakhruddin Panglima Tagana Kawasan Timur Indonesia. Kami berjabat tangan, sesudah itu kami berlalu memasuki kamar untuk istirahat.
Dalam pertemuan kedua, di kegiatan Pelatihan Petugas Pendamping Psikososial di Hotel Pur Ayuda Resort Jalan Raya Puncak, Megamendung,Bogor–Jawa Barat.
Dia datang menghampiriku sambil menjulurkan tangan, lapor DAN, saya ITA dari Jawa Timur, seusai bersalaman, kami beriringan menuju meja untuk menikmati snack yang sudah disiapkan.
Dari tadi saya perhatikan, yangmana Panglima Kawasan Timur ??? karena saya terus asyik membuat naskah untuk blog sehingga tidak memperhatikan kondisi sekitar.
Dia begitu yakin, seusai membaca doa pada acara pembukaan pelatihan, karena protokol menyebut namaku secara lengkap. Ya ini awal pertemuan sesama penolong di gelanggang pengabdian.
Dalam kegiatan pelatihan terkadang kami satu kelompok tetapi setelah rotasi dari game-game berikutnya kami berpisah hingga akhir pelatihan kami sama-sama mendapat predikat sebagai juara pertama dan Ita yang benama lengkap Ita Listiani, S.ST, M.Si berada di peringkat kedua.
Kini hubungan kami melalui komentar dari pesan yang ditayangkan melalui media komputer, selanjutnya saling memberi kabar dan informasi tentang perkembangan masing-masing daerah.Ita berada di kawasan tengah tepatnya pada Dinas Sosial di Provinsi Jawa Timur di Surabaya sementara saya bertugas di sektor pada  Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar.
Bagaimana kelanjutan pengabdian kami dalam gelanggang Tagana, biarkan sejarahlah yang akan mencatatnya.
Tulisan ringkas ini
Kupersembahkan kepada adinda ITA di Surabaya
Mari jadi penolong yang tanpa pamrih

syakhruddin

Syakhruddin seorang pekerja sosial (Social Worker Generalis) yang mengabdikan diri untuk kesejahteraan masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.