Jago Merah Mengamuk Di Kandea

syakhruddin
Read Time1 Minute, 8 Second

Si jago merah kembali membuktikan keganasannya, Selasa pagi 18 Oktober 2011 di Kawasan Kumuh Jalan Kandea II  ORW 02  ORT C Kelurahan Baraya Kecamatan Bontoala Kota Makassar. Mengakibatkan 37 rumah ludes terbakar, terdiri 65 Kepala Keluarga dan 102 Jiwa menderita, info awal ini selanjutnya dilakukan verifikasi ulang setelah api padam, akhirnya diperoleh data riel yang ditanda tangani Lurah Baraya, Rustam Pakolli, SH dengan rincian = Jumlah rfumah terbakar 33 unit, Jumlah KK sebanyak 45 terdiri 218 jiwa.

Peristiwa kebakaran yang terus melanda Makassar mengakibatkan  penderitaan panjang, termasuk rumah kediaman dari Ketua ORW II Abdul Kadir turut dilahap si jago merah.  Kadis Sosial Kota Makassar Ibrahim Saleh segera menurunkan Dapur Umum Lapangan (Dumlap) selanjutnya membuat laporan tertulis ke Salemba Raya No. 28 Jakarta untuk mendapatkan bantuan BBR (Bahan Bangunan Rumah) anggaran tahun 2010.

Informasi yang berkembang di kalangan warga menyebutkan, api pertama kalu bersumber dari rumah kediaman Muhammad Ali Daeng Nompo kemudian menjalar ke rumah tetangga yang bahannya terdiri dari bahan kayu dan triples, hembusan angin di pagi hari memberi kontribusi yang besar dalam merebaknya si jago merah di kawasan padat penduduk.

Sementara itu, sehari setelah peringatan hari jadi Sulsel ke-342 terjadi lagi kebakaran di kawasan perumahan elite Taman Toraja mengakibatkan tiga orang meninggal dunia. Seorang ibu dan dua anaknya tewas terpanggang api, petugas yang tiba di lokasi kebakaran langsung mengevakuasi ketiga jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Rekomendasi Bagi Penentu Kebijakan

Makassar Golden Hotel (MGH) yang terletak di Pantai Losari, tepatnya di Jalan Pasar Ikan No. 52 Telepon (0411) 333000 di Selayar Room lantai satu. Senin, 24 Oktober 2011 menjadi saksi sejarah, atas lahirnya sebuah dokumen berupa rekomendasi bagi penentu kebijakan di jajaran Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Adalah hajatan dari Biro Pemerintahan Umum yang menginginkan adanya kesatuan gerakan dan sistem […]